Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Kiat Kepala Sekolah SMAN 1 Rendang Agar Siswa Buang Sampah pada Tempatnya
Sabtu, 3 November 2018,
16:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Bicara mengenai sampah, selain peran aktif dari pemerintah juga diperlukan kesadaran diri akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.
Kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya ini rupanya sudah diterapkan di lingkungan sekolah SMA Negeri 1 Rendang, Karangasem. Menurut Kepala Sekolah SMA N 1 Rendang, Drs. I Wayan Janiarta, pihaknya mulai menerapkan budaya bersih di lingkungan sekolah tersebut sejak tahun 2012.
Setiap siswa diwajibkan agar membuang dan memilah sampah sesui jenisnya di wadah yang sudah disediakan disetiap ruangan kelas. Setiap hari saat penghujung jam sekolah wadah-wadah yang berisi sampah tersebut harus sudah terkumpul yang nantinya akan diangkut oleh rekanan bank sampah dari Bangli.
"Ya kita didik siswa sejak dini agar terbiasa untuk membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.
Untuk semakin mengingatkan, dirinya juga memberikan semacam sangsi bagi kelas yang membiarkan tempat sampah terisi tanpa dibuang dalam sehari. Maka seluruh siswa dikelas tersebut diberikan hukuman membersihkan toilet. Selain itu, ada juga bendera hijau dan hitam.
Bendera ini setiap minggunya akan berubah ubah di masing masing kelas. Jika kebersihannya buruk maka kelas itu akan mendapat predikat bendera hitam sementara jika bersih akan mendapat bendera hijau. Tentu dengan ini anak didiknya akan merasa gengsi jika sampai mendapat bendera hitam.
Meski demikian Pria yang sempat mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri berkat kesuksesannya dalam pengelolaan lingkungan sekolah SMA 1 Rendang tersebut mengaku tidaklah mudah untuk membiasakan hal tersebut. Untuk membangun kesadaran anak didiknya itu diperlukan kesabaran yang luar biasa. Terutama dengan rutin mengingatkan setiap paginya sebelum masuk keruangan kelas.
"Memang sulit menjadikan ini sebuah kebiasaan, keta harus sabar dan sering mengingatkan," ujarnya.
Sementara itu, terkait persoalan sampah dirinya paham betul, jika masalah sampah tidak akan selesai jika hanya sebatas dikumpulkan diangkut dan kembali dibuang. Hal ini tentu akan menimbulkan permasalahan yang baru di lokasi pembuangan, untuk itu selanjutnya untuk itu penting sekali ada pengelolaan sampah.
"Masalah sampah tidak akan berakhir jika hanya dikumpulkan dan dibuang, harus ada pengolahannya," imbuh Janiarta.
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: Diskominfo Buleleng
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026