Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Ubah Kebiasaan Buang Air Sembarangan, Desa Amerthabuana Kantongi Penghargaan
Senin, 3 Desember 2018,
19:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem. Keberhasilan Desa Amerthabuana, Kecamatan Selat, Kabupaten karangasem dalam mengedukasi warganya untuk merubah kebiasaan tidak sehat buang air besar di sembarang tempat mendapat apresiasi berupa penghargaan ODF (Open Defication Free) dari Pemerintah Kabupaten Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Dari 78 Desa yang ada di Kabupaten Karangasem hanya 5 desa yang dikategorikan berhasil melakukan edukasi tidak sembarang buang air besar setelah dilakukan survei oleh tim khusus dari pemerintah sejak Januari 2018. Sakah satu dari 5 desa itu adalah Desa Amerthabuana.
Dari 78 Desa yang ada di Kabupaten Karangasem hanya 5 desa yang dikategorikan berhasil melakukan edukasi tidak sembarang buang air besar setelah dilakukan survei oleh tim khusus dari pemerintah sejak Januari 2018. Sakah satu dari 5 desa itu adalah Desa Amerthabuana.
"Memang kelihatannya sepele, tapi untuk merubah kebiasan itu bukan hal yang gampang, bahkan ada warga yang mengatakan jika BAB di Wc bisa sampai 4 jam gak keluar saking biasanya Buang air sembarangan," kata Kepala Desa Amerthabuana, I Wayan Suara Arsana usai menerima penghargaan Deklarasi ODF (Open Defication Free) atau stop buang air besar sembarangan, Senin (03/12).
Diakui Suara Arsana, memang sejauh ini di Desa Amerthabuana masih ada beberapa warga yang beberapa kali kepergok buang air di saluran irigasi namun pihak akan terus memberikan pemahaman soal dampak yang bisa ditimbulkan jika kebiasaan tersebut terus dilakukan.
[pilihan-redaksi]
Sementara itu, sejalan dengan dideklarasikannya ODF (Open Defication Free) stop buang air besar sembarangan, Suara menjelaskan, di Desa Amerthabuana ada 4 Dusun yang warganya berjumlah sekitar 1.400 jiwa dari 1.300 kepala keluarga, untuk per kepala keluarganya memang sejauh ini belum 100% memiliki toiet hanya saja di setiap pekarangan rumah yang ditinggali beberapa Kepala Keluarga dipastikan ada 1 toiletnya.
Sementara itu, sejalan dengan dideklarasikannya ODF (Open Defication Free) stop buang air besar sembarangan, Suara menjelaskan, di Desa Amerthabuana ada 4 Dusun yang warganya berjumlah sekitar 1.400 jiwa dari 1.300 kepala keluarga, untuk per kepala keluarganya memang sejauh ini belum 100% memiliki toiet hanya saja di setiap pekarangan rumah yang ditinggali beberapa Kepala Keluarga dipastikan ada 1 toiletnya.
"Nanti kita juga rencananya akan alokasikan bantuan WC menggunakan dana desa, hanya saja buka WC umum sasarannya karena jika wc umun rawan kerusakan," tutur Suara Arsana.
Acara deklarasi ODF ini berlangsung di Balai Banjar Dusun Abian Tiying, dihadiri oleh Camat Selat, Kapolsek Selat, Seluruh Bendesa Adat yang ada di Desa Amerthabuana, unsur pemuda dan tokoh masyarakat setempat. Kegiatan diawali dengan pementasan tari penyambutan yang kemudian dilanjutkan dengan senam cuci tangan dan penandatanganan Ikrar Deklarasi ODF Desa Amertha Buana. (bbn/igs/rob)
Berita Karangasem Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026