Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 28 Juni 2026
Operasi Pekat Polda Bali Tangkap 243 Pelaku Kejahatan
Jumat, 7 Desember 2018,
06:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pelaksanaan Operasi Pekat Agung II 2018 yang berlangsung selama 21 hari dari tanggal 14 Nopember hingga 4 Desember 2018, berhasil menangkap 243 pelaku yang terlibat serangkaian kasus curas, curat, cusa, curanmor, narkoba, judi hingga premanisme. Dari ratusan tersangka yang ditangkap, 10 tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur, yakni melumpuhkan kakinya dengan timah panas.
Menurut Kabid Humas Polda Bali Kombespol Hengky Widjaja, Operasi Pekat Agung II 2018 sudah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh jajaran Polda Bali dan Polres se-Bali. Operasi Pekat Agung yang berlangsung dari tanggal 14 Nopember hingga 4 Desember 2018 ini berhasil mengungkap sejumlah kasus.
Terdiri dari kasus curas, curat, cusa, curanmor, Perjudian, Premanisme, narkotika, sajam dan senpi hingga pemberantasan minuman keras (miras). “Operasi Pekat Agung II berlangsung selama 21 hari. Para tersangka ini mayoritas masuk dalam Target Operasi (TO) dan Non Target Operasi (non TO),” terangnya.
Kombes Hengky menjelaskan, jajaran Polresta Denpasar menduduki peringkat pertama dalam pengungkapan Operasi Pekat Agung II 2018 ini, disusul kemudian Buleleng, Jembrana dan wilayah Badung. Sementara untuk tersangka yang masuk dalam TO berjumlah 86 orang, dan Non TO berjumlah 157 tersangka. “Total tersangka yang diamankan selama Operasi Pekat Agung II berjumlah 243 orang. Sebanyak 167 tersangka ditahan, dan 76 tidak ditahan” tegasnya.
Perwira melati tiga dipundak itu menegaskan, dari rangkaian penangkapan terhadap 243 tersangka, sedikitnya 10 tersangka yang terlibat kasus Curat diberikan tindakan tegas terukur, yakni melumpuhkan kakinya dengan timah panas. “10 tersangka Curat kakinya dilumpuhkan karena melawan dan berusaha kabur saat ditangkap petugas,” ungkapnya.
Selain itu, Kombes Hengky mengatakan, dibanding tahun 2017 lalu, Operasi Pekat Agung II tahun 2018 ini meningkat. Peningkatan ini meliputi kasus curas, curat, cusa, curanmor. “Untuk tahun ini, jumlah kasusnya meningkat tapi pengungkapan juga meningkat,” tegasnya.
Kombes Hengky menuturkan, menjelang perayaan hari Raya Natal, Galungan dan Kuningan dan Tahun Baru, pihak kepolisian akan melaksanakan pengamanan berupa patroli dan kegiatan preentive disejumlah titik titik rawan khususnya dikawasan wisata.
Sejalan kegiatan yang dilakukan aparat kepolisian, masyarakat juga diharapkan ikut membantu mengamankan wilayahnya masing-masing. “Fungsi intelejen akan terus berjalan guna mengantisifasi masuknya kelompok teroris sekaligus antisifasi Natal dan Tahun Baru,” tandasnya.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026