Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tim Unud Raih Emas di Ajang MTE Malaysia

Minggu, 24 Februari 2019, 06:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Malaysia. Tim Universitas Udayana yang terdiri dari I Wayan Bagus Perana Sanjaya (Makasiswa Fakultas Hukum angkatan 2018), Ni Nyoman Galuh Sri Wedari (Mahasiswa Fisip angkatan 2018), dan Nyoman Gede Tryadhi Putra Setiawan (Mahasiswa FEB 2018) berhasil meraih emas dalam ajang Malaysia Technology Expo (MTE) 2019 yang digelar di Putra World Trade Center, Kuala lumpur.

[pilihan-redaksi]
Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada 20-23 Pebruari 2019, selain meraih emas, tim Universitas Udayana juga berhasil mendapatkan special award dari Croatia.

Nyoman Gede Tryadhi Putra Setiawan mengakui bahwa keinginan awal pada dasarnya ingin berpatisipasi dalam kompetisi internasional.

“Setelah dinyatakan mendapat emas dan special award tentu yang pertama kali kami rasakan adalah kesenangan dan kelegaan, walau tanpa euforia. Senang dan lega karena berhasil membuat harum udayana di kancah internasional,” kata pria kelahiran 28 Juli 2000 saat dikonfirmasi melalui telpon pada Sabtu (23/2).

Dalam kompetisi di Malaysia, tim Unud membawakan penelitian tentang SIREB (Sleep with Anti Radiation Electromagnetic Box). Ide awalnya adalah memanfaatkan silika dari dadap, ilalang, dan sekam padi sebagai kotak anti radiasi smartphone, sebab setelah melakukan studi literatur ternyata bahan bahan tersebut memiliki kandungan silika yang mampu menyerap gelombang elektromagnetik, seperti radiasi HP. 

“Yang seru adalah ketika kami mengumpulkan daun dadap yang harus pergi ke rumah warga ataupun pelinggih pelinggih yang disekitarnya ditanam daun dadap sebab kami memerlukan daun dadap yang cukup banyak” kenang pria kelahiran Denpasar tersebut.

[pilihan-redaksi2]
Tryadhi mengungkapkan kendala terbesar dalam mengikuti MTE yaitu masalah masalah perizinan dan pendanaan keberangkatan. 

“Yang membuat dag dig dug, sebab kami yang baru mengenal birokrasi kampus, sempat ada sedikit masalah namun akhirnya dapat teratasi,” papar Tryadhi

Tryadhi berharap adanya wadah baru di Udayana yang nantinya mampu mewadahi peneliti-peneliti di Udayana untuk berlaga di kompetisi internasional. Dengan adanya wadah tersebut akan memudahkan dan memberi ruang yang lebih luas untuk mahasiswa Udayana berprestasi di kompetisi internasional. [bbn/mul]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami