Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
129 Jenazah Masih Dititip di RS Mangusada Badung
Rabu, 3 April 2019,
20:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Meski kondisi penitipan jenazah di RS Mangusada Badung sudah tak memadai, namun masyarakat masih terus memaksa untuk menitipkan jenazah keluarga atau kerabatnya di rumah sakit tersebut. Hingga kini pihak rumah sakit secara keseluruhan telah menampung 129 jenazah, termasuk puluhan jenazah yang terpaksa ditempatkan di pelataran ruang jenazah.
[pilihan-redaksi]
Sejumlah warga yang jenazah anggota keluarga atau kerabatnya dititipkan di RS Mangusada Badung terus mendatangi pelataran ruang jenazah untuk melakukan tradisi "munjung" atau mengunjungi jenazah dengan membawakan sesajen. Terkait himbauan pemerintah Provinsi Bali dan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali, agar masyarat segera mengambil jenazah yang masih dititip di rumah sakit, warga menganggap himbauan tersebut sudah terlambat.
"Himbauan itu sudah agak telat kami terima, jadi lebih baik kami titipkan dulu di rumah sakit," ujar salah seorang masyarakat Desa Sulangai Badung, Gede budana, hari ini.
Sementara Direktur Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung Bali, I Nyoman Gunarta, kepada Beritabali Network, menyatakan pihaknya akan menggelar upacara "mecaru" atau semacam pembersihan secara sekala (ritual agama hindu) di sekitar areal rumah sakit.
"Karena ada ratusan jenazah yang dititipkan selama berbulan-bulan termasuk puluhan jenazah yang ditaruh di tempat kurang layak pada areal pelataran ruang jenazah, sehingga dinilai sangat beresiko secara niskala atau membawa aura negatif,"ujarnya.
Berbagai hal teknis mengenai upacara tersebut, rencananya akan dibicarakan lebih dahulu dengan berbagai pihak termasuk meminta pertimbangan sulinggih atau pendeta Hindu serta pihak Desa Adat Kapal usai pelaksanaan upacara Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasem, Bali.
"Upacara mecaru atau pembersihan secara ritual upacara hindu rencananya digelar sambil menunggu hari baik, khususnya setelah seluruh pelataran atau emperan ruang jenazah bersih dari penitipan jenazah dan kondisi pelayanan di ruang jenazah kembali normal. Sehingga diharapkan areal rumah sakit tak lagi mengalami "leteh" atau kotor menurut keyakinan umat Hindu," imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Hingga kini pihak RS Mangusada telah menerima penitipan 129 jenazah, atau meningkat dari jumlah sebelumnya yang hanya menampung 126 jenazah. Dari ratusan jenazah tersebut, terdapat 3 jenazah yang telah dititipkan dalam jangka selama 6 bulan. Lamanya penitipan ketiga jenazah, karena terkendala upacara "piodalan" di desa adat masing-masing dilanjutkan dengan pelaksanaan karya Panca Wali Krama di Pura Agung Besakih, Karangasem, Bali, sehingga pihak keluarga tak bisa menggelar prosesi upacara ngaben.
Terkait masalah ini, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyatakan masing-masing desa di kabupaten badung memiliki "dresta" atau tata caar kebiasaan yang berbeda-beda berkaitan dengan proses "makinsan di geni" atau dikremasi maupun "makinsan di pertiwi" atau mapendem atau dikubur, sehingga pihaknya tak bisa memaksa warga untuk segera mengambil jenzah kerabatnya di Rumah Sakit Mangusada.
"Selaku pemerintah daerah kami hanya berupaya memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat, meski kondisi ruang jenazah tak memadai lagi," ujar Giri Prasta.
Ledakan jumlah jenazah di RS Mangusada diakui karena warga memilih menunggu untuk membuatkan upacara bagi anggota keluarganya yang meninggal dunia setelah usainya upacara Panca Wali Krama di Pura Besakih, Karangasem, Bali. Selain itu, pembiayaan penitipan jenazah yang sepenuhnya ditanggung pemerintah. terutama bagi masyarakat ber-KTP Badung, membuat warga memilih menitipkan jenazah di rumah sakit meski kondisinya sudah tak lagi layak dari sisi kesehatan. [bbn/bad/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026