Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Koster Klaim Omset Pengerajin Busana Meningkat Berkat Pergub Penggunaan Busana Adat Bali
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Gubernur Bali Wayan Koster mengklaim adanya peningkatan omset para pengerajin busana adat Bali pasca pemberlakuan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 Tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali. Peningkatan omset tersebut seiring tingginya kebutuhan pakaian adat Bali.
"Setelah dikeluarkan Pergub ini, kebutuhan pakaian adat Bali semakin meningkat. Tentu omset yang diperoleh para pengrajin atau pedagang busana adat bali menjadi meningkat. Sebulan bisa sampai sepuluh kali menggunakan pakaian adat bali, pastinya kebutuhan busana adat bali akan terus meningkat," ujar Gubernur Koster saat menghadiri rangkaian Karya Ngenteg Linggih di Pura Khayangan Bagawan Penyarikan, Desa Adat Sanggulan, Kecamatan Kediri, Tabanan pada Selasa (7/5) pagi.
Koster berharap dukungan masyarakat agar apa yang telah dirancang dapat berjalan dengan baik. "Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mengimplementasikan Pergub yang telah Saya keluarkan tersebut. Ini semua untuk kebaikan dan keberlangsungan Bali kedepan, semu ini tidak akan berjalan jika tidak mendapat dukungan penuh dari masyarakat," jelas Gubernur Koster.
Pemerintah Provinsi Bali saat ini juga tengah merancang Pusat Kebudayaan Bali. Nantinya Pusat Kebudayaan Bali ini akan dibangun secara terintegrasi yang isinya terdiri dari Panggung Terbuka dengan kapasitas 20 ribu sampai 25 ribu orang dengan desain dan fasilitas berteknologi modern. Selain itu akan dibangun pula miniatur seni yang merepresentasikan Kabupaten /Kota Se-Bali, miniatur bangunan Bali Kuno, Ruang Pameran dan fasilitas penunjang lainnya.
"Saat ini tengah dirancang pembangunan Pusat Kebudayaan Bali. Saya sudah lapor ke pak Presiden untuk di bantu, dan beliau menyambut baik. Nantinya disana akan kita bangun panggung terbuka dengan kapasitas sampai dua puluh lima ribu orang, terus ada museum, ruang pameran, dan fasilitas lainnya. Pusat Kebudayaan Bali ini kita bangun untuk digunakan oleh para seniman Bali. Rencananya akan dibangun di bekas lahan (eks) galian C Gunaksa, Klungkung," imbuhnya.[bbn/HumasBali/mul]
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5981 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4673 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2307 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan