Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Indonesia Sumbang 1,29 Juta Metrik Ton Sampah ke Laut Per Tahun
Jumat, 10 Mei 2019,
14:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Direktur Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Muhammad Yusuf mencatat sebanyak 1,29 juta metrik ton sampah per tahun disumbangkan Indonesia ke lautan.
[pilihan-redaksi]
"Lebih dari 250 juta km2 wilayah lautan terdampak pencemaran. Dan mayoritas sampah yang terdapat di lautan berjenis plastik," jelasnya, Jumat (10/5) di Denpasar.
"Lebih dari 250 juta km2 wilayah lautan terdampak pencemaran. Dan mayoritas sampah yang terdapat di lautan berjenis plastik," jelasnya, Jumat (10/5) di Denpasar.
Diperkirakan, kata dia, pada 2050 akan lebih banyak sampah dibandingkan ikan di laut. Ia menyebut sudah banyak kerugian yang ditimbulkan dari banyaknya sampah di laut, terutama untuk biota laut.
"Diperkirakan pada 2050, sampah akan lebih banyak daripada ikan di lautan. Seperti misalnya, paus yang ditemukan mati di Wakatobi, ketika dilakukan nekropsi (pembedahan), ternyata perutnya berisi sampah sebanyak 5,9 kilogram. Sama halnya dengan kematian sejumlah penyu yang disinyalir akibat sampah di lautan,” sebutnya.
Yusuf menambahkan, sampah tak hanya akan berdampak pada ekosistem dan kesehatan manusia saja, tetapi berdampak juga atau berimplikasi pada industri pariwisata hingga 5% dan pada kondisi terburuk bisa mencapai 8,4 sampai 25,8%.
Dalam waktu dan kesempatan yang sama, Direktur Trash Free Seas Program dari Ocean Conservancy, Nicholas Mallos mengatakan, jumlah sampah yang ada di lautan memang mengkhawatirkan. Bahkan ia mengutarakan Indonesia termasuk salah satu negara penyumbang sampah plastik terbesar di dunia.
[pilihan-redaksi2]
“Tahun 2018, kami melakukan bersih pantai dan berhasil mengumpulkan 9 ribu kilo sampah plastik. Ini baru upaya yang dilakukan oleh kami dalam sehari. Masih ada lagi organisasi lingkungan lain yang juga melakukan aksi kebersihan yang sama sehingga kami memperkirakan jumlah sampah plastik yang masuk ke lautan lebih banyak dari yang berhasil kita cegah (lewat aksi bersih pantai, red),” ucapnya.
“Tahun 2018, kami melakukan bersih pantai dan berhasil mengumpulkan 9 ribu kilo sampah plastik. Ini baru upaya yang dilakukan oleh kami dalam sehari. Masih ada lagi organisasi lingkungan lain yang juga melakukan aksi kebersihan yang sama sehingga kami memperkirakan jumlah sampah plastik yang masuk ke lautan lebih banyak dari yang berhasil kita cegah (lewat aksi bersih pantai, red),” ucapnya.
Ia menilai pemerintah dan masyarakat Indonesia termasuk komunitas yang memiliki kepedulian tinggi dalam penanggulangan sampah. Hal ini terlihat dari adanya kebijakan pemerintah dan upaya untuk mengurangi penggunaan produk plastik sekali pakai.
“Kami terus bekerjasama dengan pemerintah dan organisasi lingkungan yang ada di Indonesia dan Bali untuk mengurangi sampah plastik. Kami berupaya untuk menangani persoalan utama yang menyebabkan sampah sampai di lautan,” pungkasnya. (bbn/aga/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7983 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5643 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3543 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2391 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026