Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jokowi Berharap Mandalika Menjadi Bali Baru

Sabtu, 18 Mei 2019, 05:18 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/lom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Lombok. Presiden RI, Joko Widodo berharap pengembangan kawasan wisata Mandalika di Lombok Tengah dapat menjadi kawasan wisata Bali baru atau kawasan wisata yang sama dengan kawasan wisata Bali. Harapan tersebut disampaikan Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat, Jumat (17/5) untuk melihat langsung kelanjutan proyek sirkuit motor GP dan perkembangan kawasan wisata Mandalika di Lombok tengah. 

[pilihan-redaksi]

Jokowi mengingatkan jangan sampai ada kesalahan manajemen dalam pengelolaan untuk kawasan Mandalika dan sirkuit motor GP. Apalagi sarana dan prasarana yang sudah dibangun berupa akses jalan dan bandara dapat memberi dukungan pada pertumbuhan ekonomi.

"Ada titik pertumbuhan ekonomi baru yang bisa memberi suport. Dari kita sudah ada bandara, jalan. Dan itu bukan untuk motor GP saja. Ini akses untuk masuk Mandalika, sehingga bisa menjadi kawasan wisata Bali baru, Tuhan sudah memberikan keindahan alam yang bagus. Jangan sampai pembangunan yang sudah bagus dari awal jadi tidak jalan karena kesalahan manajemen " jelas Jokowi, didampingi Direktur Lombok Tourism  Development Corporation (LTDC), Abdulbar M Mansoer, Gubernur NTB, Menteri PUPR, dan Pramono Anung.

Soal kesiapan sirkuit motor GP yang ditarget selesai 2020, Jokowi berharap segera dikerjakan. "Jalan sudah penetapan, diharapkan Januari 2020 sudah selesai dan 2021 bisa diselenggarakan motor GP di NTB” kata Jokowi.[bbn/lom/mul]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami