Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Snack Bouquet, Bisnis Unik di Era-Milenial
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Snack Bouquet atau buket snack menjadi bisnis yang unik yang mulai marak di era milenial. Usaha Snack Bouquet atau paket jajanan yang kini lebih cenderung dipasarkan secara online menjadi salah satu bisnis yang digemari para mahasiswa di Bali.
[pilihan-redaksi]
Salah satu pelaku bisnis Snack Bouquet, Bertha A. Jesieccan Worang mengakui telah memulai bisnis paket jajanan ini sejak akhir tahun 2017 lalu. Mahasiswa semester 6, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana yang akrab disapa Bertha mengatakan ide bisnis anti-mainstream ini awalnya muncul dari kebiasaannya yang suka nyemil.
“Awalnya ingin berbisnis buket bunga, namun setelah dipikir kembali rasanya terlalu biasa sehingga tidak akan mudah menarik konsumen. Lalu muncullah ide membuat bisnis bernama Bali Snack Bouquet ini karena melihat gambar di sebuah aplikasi” ungkap Bertha saat ditemui pada Sabtu (1/6).
Bertha yang belajar secara otodidak ini mengaku mengalami kesulitan saat membuat rangkaian makanan ringan ini, karena penataannya tidak bisa sembarangan. Penataan snack bouquet ini harus rapi dan cantik agar menarik namun sesuai budget dan jenis snack pilihan pelanggannya. Dengan kisaran harga Rp.25.000 – Rp.350.000 omset penjualannya saat ini mencapai Rp. 1.500.000 - Rp. 2.000.000 per bulannya.
[pilihan-redaksi]
Berbeda dengan Farah Isabella Nur Faki yang juga merupakan mahasiswa yang memilih bisnis snack bouquet. Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik semester 4 ini memulai usahanya sejak awal tahun 2019.
Ia yang memang menyukai seni kerajinan tangan mengaku tertarik memulai usaha ini karna terlihat unik. Meskipun mendapatkan tantangan dari pelanggannya yang sering kali cerewet mengenai harga dan jenis snack yang digunakan.
Farah mengaku bisa bertahan hingga saat ini karena mempertahankan kualitas sehingga kepuasan pelanggan tetap terjaga. Bahkan menghadapi pelanggan yang sering cerewet, dirinya mengaku masih bisa mengatasinya dengan memberikan pemahaman dan pelayanan yang baik.
“Jadi ada customer yang cerewet dengan harga, aku tetep harus sama prinsipku, aku harus yakinin dia kalo aku jualan dengan kualitas. Ada harga, ada kualitas. Karena kalau aku jualan sembarangan, oke aja murah, tapi kan apa nantinya pelanggan ga ilang? nah itu dia, gak apa – apa kalau dia cerewet atau bahkan gak milih produkku “ ujar Farah.
Bisnis snack bouquet menjadi sangat menjanjikan karena setiap hari pasti ada saja kaum milenial yang merayakan hari spesialnya seperti ulang tahun, hari jadi dengan pasangan maupun wisuda atau kenaikan jabatan di tempat kerja. Bisnis snack bouquet banyak digandrungi mahasiswa karena tidak memerlukan modal besar.[bbn/unud/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan