Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Ombudsman Pertanyakan Komitmen Unud untuk Wujudkan PMB yang Bersih
Rabu, 19 Juni 2019,
08:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Universitas Udayana tidak hadir dalam penandatanganan Pakta Integritas dan Deklarasi Bersama untuk Penerimaan Mahasiswa Baru dan Penerimaan Peserta didik Baru Tahun Ajaran 2019/2020 yang Bebas Maladministrasi di Wilayah Provinsi Bali.
[pilihan-redaksi]
Ombudsman Bali mempertanyakan komitmen Universitas Udayana (Unud) dalam mewujudkan penerimaan mahasiswa baru (PMB) yang bersih.
Hal ini disampaikan Kepala Ombudsman Bali Umar Ibnu Alkhatab, usai bertemu para kepala dinas pendidikan baik provinsi dan kabupaten dan kota di Bali serta para rektor perguruan tinggi di Bali di Kantor Ombudsman Bali, Selasa (18/6/2019)
Hadir pada kesempatan tersebut para kepala dinas pendidikan dari 9 kabupaten dan kota di Bali, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali Ketut Boy Jayawibawa, serta beberapa rektor dari beberapa perguruan tinggi di Bali.
"Unud (Universitas Udayana) tidak hadir, mereka tidak memberitahukan ketidakhadirannya. Jadi kita pertanyakan komitmen Udayana, bisa muncul anggapan (Unud) tidak punya komitmen kuat untuk menciptakan PMB yang bersih," ujar Umar.
Umar mengakui kerap mendengar laporan terkait dugaan penerimaan mahasiswa baru yang tidak sesuai prosedur, salah satunya di fakulta kedokteran. Jika publik mempunyai bukti bukti terkait dugaan penyimpangan dalam penerimaan mahasiswa baru, Umar minta agar dilaporkan.
[pilihan-redaksi2]
"Laporkan saja ke kita, kalau tidak berani sebut nama akan dirahasiakan, agar laporan bisa diteruskan ke pihak kepolisian, ini pidana karena memberi sesuatu untuk lolos ke perguruan tinggi, yang memberi dan yang diberi bisa kena pasal (pidana). Harapan kita publik agar berani lapor, kalau tidak lapor, ya sama saja karena tidak ada bukti, percuma. Bukti ini penting untuk memperbaiki keadaan, bisa untuk penindakan tegas oleh pihak kepolisian," jelasnya.
Terkait ketidakhadiran Unud dalam kegiatan di kantor Ombudsman RI wilayah Bali, Umar meminta pihak Unud agar segera memberikan penjelasan. Agar tidak muncul dugaan dugaan atau persepsi negatif dari masyarakat.
"Jangan sampai dengan ketidakhadiran ini publik menilai negatif, nanti akan terbuka ketidakjujurannya, kalau jujur kenapa tidak hadir. Ombudsman ini mewakili publik, karena tidak hadir, kita akan perkuat pengawasan di (Universitas) Udayana, ini krusial, karena di Udayana banyak fakultas favorit di sana," tegasnya.[bbn/aga/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026