Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Pendaftaran ke Sekolah "Favorit" Masih Membludak
Sabtu, 29 Juni 2019,
09:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski sistem penerimaan peserta didik baru atau PPDB 2019 sudah mulai mengedepankan asas pemerataan kualitas pendidikan atau sekolah, namun faktanya pendaftaran ke sekolah-sekolah yang selama ini mendapat stempel "favorit" masih membludak. Orang tua dan siswa rela antri untuk bisa melakukan pendaftaran di sekolah-sekolah tersebut.
[pilihan-redaksi]
Hal ini terlihat saat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, memantau penyelenggaraan PPDB 2019 SMA/SMK, hari pertama Jumat (28/6). Pantauan antara lain dilakukan di SMAN 1 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 5 Denpasar dan SMKN 1 Denpasar.
Dari hasil pantauan, di sekolah-sekolah itu, pendaftaran PPDB memang terlihat ramai. Membludaknya pendaftaran PPDB antara lain tampak di SMAN 7 Denpasar. Orang tua terlihat antri di halaman sekolah dan di ruangan-ruangan yang menjadi loket pendaftaran.
Pemandangan serupa juga terjadi di sekolah SMK. Di SMKN 5 Denpasar, pendaftaran PPDB terbilang cukup ramai namun para orang tua tetap tertib. Mengantisipasi ramainya peserta pendaftaran, sekolah mengatur ruang pendaftaran validasi dengan ruangan verifikasi secara terpisah. Sekolah juga melibatkan anggota OSIS untuk mendisribusikan data setelah diterima pihak sekolah untuk diverifikasi.
Pengaturan ini terbilang efektif, para orang tua terlayani dengan baik dan bagi yang sudah diverifikasi dapat menunggu dengan tertib.
"Jadi OSIS kami libatkan untuk PPDB, ada pendampingan gurunya di dalam. Kalau ada masalah, akan dikonsultasikan. Orang tua tidak naik, jadi OSIS yang membantu mengambil dan mengembalikan," ujar Wakil Kurikulum SMKN 5 Denpasar, Supariana.
[pilihan-redaksi2]
Menanggapi soal membludaknya pendaftaran ini, Boy mengatakan itu disebabkan masih adanya salah persepsi masyarakat terkait informasi pendaftaran PPDB. Selain jumlah pendaftar yang memang banyak, pengaturan loket yang kurang efektif juga menjadi sebab membludaknya antrian.
"Orang tua cenderung mendaftar di sekolah yang sudah ramai, padahal sekolah lain yang juga menjadi pilihan siswa nampak lengang.. Kita meninjau beberapa sekolah untuk jalur zonasi. Memang terpantau ramai tetapi mereka antri dan tertib," ujarnya.
Kadisdik menjelaskan, masyarakat sudah mendapat penjelasan jika pendaftaran PPDB berlangsung hingga 3 Juli 2019. Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB, kuota pada jalur zonasi ini mencapai 90 persen dengan menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang telah ditetapkan. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026