Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Pendaftaran ke Sekolah "Favorit" Masih Membludak
Sabtu, 29 Juni 2019,
09:52 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Meski sistem penerimaan peserta didik baru atau PPDB 2019 sudah mulai mengedepankan asas pemerataan kualitas pendidikan atau sekolah, namun faktanya pendaftaran ke sekolah-sekolah yang selama ini mendapat stempel "favorit" masih membludak. Orang tua dan siswa rela antri untuk bisa melakukan pendaftaran di sekolah-sekolah tersebut.
[pilihan-redaksi]
Hal ini terlihat saat Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bali, I Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, memantau penyelenggaraan PPDB 2019 SMA/SMK, hari pertama Jumat (28/6). Pantauan antara lain dilakukan di SMAN 1 Denpasar, SMAN 7 Denpasar, SMKN 5 Denpasar dan SMKN 1 Denpasar.
Dari hasil pantauan, di sekolah-sekolah itu, pendaftaran PPDB memang terlihat ramai. Membludaknya pendaftaran PPDB antara lain tampak di SMAN 7 Denpasar. Orang tua terlihat antri di halaman sekolah dan di ruangan-ruangan yang menjadi loket pendaftaran.
Pemandangan serupa juga terjadi di sekolah SMK. Di SMKN 5 Denpasar, pendaftaran PPDB terbilang cukup ramai namun para orang tua tetap tertib. Mengantisipasi ramainya peserta pendaftaran, sekolah mengatur ruang pendaftaran validasi dengan ruangan verifikasi secara terpisah. Sekolah juga melibatkan anggota OSIS untuk mendisribusikan data setelah diterima pihak sekolah untuk diverifikasi.
Pengaturan ini terbilang efektif, para orang tua terlayani dengan baik dan bagi yang sudah diverifikasi dapat menunggu dengan tertib.
"Jadi OSIS kami libatkan untuk PPDB, ada pendampingan gurunya di dalam. Kalau ada masalah, akan dikonsultasikan. Orang tua tidak naik, jadi OSIS yang membantu mengambil dan mengembalikan," ujar Wakil Kurikulum SMKN 5 Denpasar, Supariana.
[pilihan-redaksi2]
Menanggapi soal membludaknya pendaftaran ini, Boy mengatakan itu disebabkan masih adanya salah persepsi masyarakat terkait informasi pendaftaran PPDB. Selain jumlah pendaftar yang memang banyak, pengaturan loket yang kurang efektif juga menjadi sebab membludaknya antrian.
"Orang tua cenderung mendaftar di sekolah yang sudah ramai, padahal sekolah lain yang juga menjadi pilihan siswa nampak lengang.. Kita meninjau beberapa sekolah untuk jalur zonasi. Memang terpantau ramai tetapi mereka antri dan tertib," ujarnya.
Kadisdik menjelaskan, masyarakat sudah mendapat penjelasan jika pendaftaran PPDB berlangsung hingga 3 Juli 2019. Sesuai dengan Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB, kuota pada jalur zonasi ini mencapai 90 persen dengan menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang telah ditetapkan. [bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026