Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 14 September 2026
Rilis Album, DMBP Band Garap 10 Single dalam Setahun
Minggu, 1 September 2019,
11:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Berawal dari spontanitas, band yang terbentuk karena tergabung dalam komunitas ini ternyata berjalan serius hingga menelurkan album perdana tepat setahun berdirinya band.
[pilihan-redaksi]
Disebut Band DMBP (Directed Musisi Bali Peduli) karena mereka tidak lepas dari komunitas Musisi Bali Peduli (MBP) sebagai ajang temu, berkumpul dan sepakat membentuk band. Meski tidak mempunyai skenario bakal mengarah ke jenjang industri musik, toh mereka tetap secara resmi membentuk band pada 20 Juli 2018. Saat ini lewat album perdana "Lakukan yang Terbaik", mereka ingin memacu diri lewat jenis musik all genre dan membuat musik yang berbeda dari selera pasar industri musik di Bali.
Disebut Band DMBP (Directed Musisi Bali Peduli) karena mereka tidak lepas dari komunitas Musisi Bali Peduli (MBP) sebagai ajang temu, berkumpul dan sepakat membentuk band. Meski tidak mempunyai skenario bakal mengarah ke jenjang industri musik, toh mereka tetap secara resmi membentuk band pada 20 Juli 2018. Saat ini lewat album perdana "Lakukan yang Terbaik", mereka ingin memacu diri lewat jenis musik all genre dan membuat musik yang berbeda dari selera pasar industri musik di Bali.
Tema album menjadi pemicu semangat dalam proyek perdana yang digarap bersama-sama mulai dari aransemen gitar oleh Eka Arimika, Bass pada Hanz Setiawan, Alit mengisi vokal sekaligus gitar, Lubak Tapis pada drum serta Lutir Vedi di vokal. Meski demikian, konsep penciptaan lagu awal memang didominasi Lutir yang memang banyak punya inspirasi.

"Jika tiba-tiba ada inspirasi bahkan ketika mandi, saya catat dan rekam dulu, lalu diaransemen oleh teman lainnya," ujar pria yang pernah bekerja di Jepang ini saat meluncurkan album DMBP Band di Denpasar beberapa waktu lalu.
[pilihan-redaksi2]
Dari berbagai lagu, tersirat beberapa tema yang muncul seperti kritik sosial, kejadian sehari-hari, hingga percintaan. Semua lagu kemudian dikolaborasikan sesuai genre yang diusung dari alternatif, rock dan latin. Seperti yang terlihat dari single "Aku Bahagia yang merupakan alternatif meski diawali dengan romantis. Single "Bonjol Ake", "Oo o o", "Jambu (Janjimu Busuk)", "Peluh" yang terkesan cadas dimana latin, rock, reggae dan funk bercampur baur yang mengisi total 10 lagu di album.
Dari berbagai lagu, tersirat beberapa tema yang muncul seperti kritik sosial, kejadian sehari-hari, hingga percintaan. Semua lagu kemudian dikolaborasikan sesuai genre yang diusung dari alternatif, rock dan latin. Seperti yang terlihat dari single "Aku Bahagia yang merupakan alternatif meski diawali dengan romantis. Single "Bonjol Ake", "Oo o o", "Jambu (Janjimu Busuk)", "Peluh" yang terkesan cadas dimana latin, rock, reggae dan funk bercampur baur yang mengisi total 10 lagu di album.
Tidak hanya eksis di dunia hiburan di Bali, lewat pengantar bahasa Bali, mereka mempunyai impian agar masyarakat luas di luar daerah juga bisa menikmati dengan lirik yang sederhana, lugas dan khas Bulelenge. Impian lainnya adalah dengan mengadakan konser band tunggal.
Meski terdiri dari sejumlah personel yang aktif di band lain, mereka tetap bersepakat untuk terus eksis dan memegang prinsip DMBP dengan genre yang berbeda dari band yang lainnya. (bbn/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4088 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3414 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2059 Kali
04
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026