Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 14 Mei 2026
BMKG Prakirakan Masa Awal Musim Hujan di Bali Mulai November
Rabu, 11 September 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Tuban. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Bali akan mengalami keterlambatan masa hujan selama 10 hari hingga 30 hari kedepan.
[pilihan-redaksi]
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Mohamad Taufik Gunawan menjelaskan kondisi ini mengakibatkan masa puncak kemarau yang biasanya terjadi pada Juni, Juli, Agustus, tahun ini akan menginjak hingga September 2019. Dikatakan, meski terdeteksi hujan pada bulan September dan Oktober, namun intensitasnya tidak banyak seperti puncaknya pada November dan Desember mendatang yang paling banyak di .
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Mohamad Taufik Gunawan menjelaskan kondisi ini mengakibatkan masa puncak kemarau yang biasanya terjadi pada Juni, Juli, Agustus, tahun ini akan menginjak hingga September 2019. Dikatakan, meski terdeteksi hujan pada bulan September dan Oktober, namun intensitasnya tidak banyak seperti puncaknya pada November dan Desember mendatang yang paling banyak di .
"Karena gangguan dinamis karena masih kuatnya angin timuran akibatnya musim kemarau biasanya terjadi pada Juni, Juli hingga Agustus tahun ini puncaknya mencapai September dan musim hujan yang biasanya pada Oktobeer mundur hingga 10 hingga 30 hari kedepan," ujarnya, saat jumpa pers, Rabu (11/9/2019) di Tuban, Badung mengenai Prakiraan musim hujan 2019/2020 di Bali.
Dari keterangan rilis BMKG, berdasarkan hasil analisis serta pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer, prakiraan musim hujan tahun 2019/2020 pada 15 zona musim (ZOM no 205 sampai dengan 219) di Bali disebutkan prakiraan awal musim hujan 2019/2020 pada 15 zona musim (ZOM) di Bali, diprakirakan umumnya berkisar pada bulan November 2019.
[pilihan-redaksi2]
Adapun rinciannya dari sebanyak 11 Zom, awal musim hujan antara November dasarian II-III, meliputi Jembrana bagian barat, Buleleng/Jembrana bagian utara, Jembrana/Tabanan bagian selatan, Tabanan/Badung/Gianyar, Tabanan/Bangli bagian barat laut, Buleleng bagian utara, Bangli bagian utara, Karangasem bagian tengah, Gianyar bagian selatan, Klungkung bagian selatan, Karangasem bagian selatan, Tabanan bagian selatan, Badung bagian selatan dan Kodya Denpasar.
Adapun rinciannya dari sebanyak 11 Zom, awal musim hujan antara November dasarian II-III, meliputi Jembrana bagian barat, Buleleng/Jembrana bagian utara, Jembrana/Tabanan bagian selatan, Tabanan/Badung/Gianyar, Tabanan/Bangli bagian barat laut, Buleleng bagian utara, Bangli bagian utara, Karangasem bagian tengah, Gianyar bagian selatan, Klungkung bagian selatan, Karangasem bagian selatan, Tabanan bagian selatan, Badung bagian selatan dan Kodya Denpasar.
Sebanyak 4 Zom, awal musim hujan antara Desember dasarian I-II, meliputi, Buleleng bagian barat, Buleleng bagian timur, Karangasem bagian utara, Karangasem bagian timur dan Nusa Penida. (bbn/aga/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1300 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1004 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 834 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 752 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026