Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 1 Juli 2026
BMKG Prakirakan Masa Awal Musim Hujan di Bali Mulai November
Rabu, 11 September 2019,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Tuban. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Bali akan mengalami keterlambatan masa hujan selama 10 hari hingga 30 hari kedepan.
[pilihan-redaksi]
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Mohamad Taufik Gunawan menjelaskan kondisi ini mengakibatkan masa puncak kemarau yang biasanya terjadi pada Juni, Juli, Agustus, tahun ini akan menginjak hingga September 2019. Dikatakan, meski terdeteksi hujan pada bulan September dan Oktober, namun intensitasnya tidak banyak seperti puncaknya pada November dan Desember mendatang yang paling banyak di .
Kepala Balai Besar MKG Wilayah III Mohamad Taufik Gunawan menjelaskan kondisi ini mengakibatkan masa puncak kemarau yang biasanya terjadi pada Juni, Juli, Agustus, tahun ini akan menginjak hingga September 2019. Dikatakan, meski terdeteksi hujan pada bulan September dan Oktober, namun intensitasnya tidak banyak seperti puncaknya pada November dan Desember mendatang yang paling banyak di .
"Karena gangguan dinamis karena masih kuatnya angin timuran akibatnya musim kemarau biasanya terjadi pada Juni, Juli hingga Agustus tahun ini puncaknya mencapai September dan musim hujan yang biasanya pada Oktobeer mundur hingga 10 hingga 30 hari kedepan," ujarnya, saat jumpa pers, Rabu (11/9/2019) di Tuban, Badung mengenai Prakiraan musim hujan 2019/2020 di Bali.
Dari keterangan rilis BMKG, berdasarkan hasil analisis serta pertimbangan kondisi fisis dan dinamika atmosfer, prakiraan musim hujan tahun 2019/2020 pada 15 zona musim (ZOM no 205 sampai dengan 219) di Bali disebutkan prakiraan awal musim hujan 2019/2020 pada 15 zona musim (ZOM) di Bali, diprakirakan umumnya berkisar pada bulan November 2019.
[pilihan-redaksi2]
Adapun rinciannya dari sebanyak 11 Zom, awal musim hujan antara November dasarian II-III, meliputi Jembrana bagian barat, Buleleng/Jembrana bagian utara, Jembrana/Tabanan bagian selatan, Tabanan/Badung/Gianyar, Tabanan/Bangli bagian barat laut, Buleleng bagian utara, Bangli bagian utara, Karangasem bagian tengah, Gianyar bagian selatan, Klungkung bagian selatan, Karangasem bagian selatan, Tabanan bagian selatan, Badung bagian selatan dan Kodya Denpasar.
Adapun rinciannya dari sebanyak 11 Zom, awal musim hujan antara November dasarian II-III, meliputi Jembrana bagian barat, Buleleng/Jembrana bagian utara, Jembrana/Tabanan bagian selatan, Tabanan/Badung/Gianyar, Tabanan/Bangli bagian barat laut, Buleleng bagian utara, Bangli bagian utara, Karangasem bagian tengah, Gianyar bagian selatan, Klungkung bagian selatan, Karangasem bagian selatan, Tabanan bagian selatan, Badung bagian selatan dan Kodya Denpasar.
Sebanyak 4 Zom, awal musim hujan antara Desember dasarian I-II, meliputi, Buleleng bagian barat, Buleleng bagian timur, Karangasem bagian utara, Karangasem bagian timur dan Nusa Penida. (bbn/aga/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026