Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 23 September 2026
Suwirta Beri Sanksi Masyarakat yang Tidak Memiliki Lubang Daur Ulang Sampah
Sabtu, 21 September 2019,
11:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengingatkan seluruh komponen masyarakat untuk membuat Bang Daus yaitu Lubang Daur Ulang Sampah yang berfungsi untuk mengolah sampah organik seperti daun daunan, sisa canang dan makanan menjadi kompos.
[pilihan-redaksi]
Pembuatan Bang Daus dapat dilakukan di areal perkantoran, Sekolah, pasar dan rumah masing-masing. Dengan demikian akan terjadi pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke TPA. Hal tersebut diungkapkannya saat didampingi Ny. Ayu Suwirta membuka perburuan sampah plastik yang diadakan di Terminal Kota Semarapura pada Sabtu (21/9/2019).
Pembuatan Bang Daus dapat dilakukan di areal perkantoran, Sekolah, pasar dan rumah masing-masing. Dengan demikian akan terjadi pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke TPA. Hal tersebut diungkapkannya saat didampingi Ny. Ayu Suwirta membuka perburuan sampah plastik yang diadakan di Terminal Kota Semarapura pada Sabtu (21/9/2019).
Bupati Suwirta juga mengingatkan jika Mulai tanggal 1 Oktober 2019 Bupati Suwirta menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung dan instansi terkait untuk mulai menerapkan hukuman/sanksi kepada Kantor, Sekolah, atau rumah warga, hukuman tersebut akan dikenakan kepada Masyarakat/instansi yang tidak memiliki Bang Daus dan halamannya dalam keadaan kotor, hal ini juga berlaku pada kantor, dan sekolah yang ada di Kabupaten Klungkung.
“Mari Kita sadari bahaya sampah Plastik, dan kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memompa diri kita untuk terus melakukan hal ini, baik di rumah, perkantoran, sekolah dan pasar,” ajak Bupati Suwirta.
Sementara aksi yang diberi nama Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini merupakan program Pemprov. Bali yang dicetus Gubernur Bali Wayan Koster guna memerangi sampah plastik di Bali.
[pilihan-redaksi2]
“Agar kegiatan seperti ini, tidak hanya dilaksanakan pada hari ini saja, tetapi dapat dilaksanakan setiap hari baik itu, diareal sekolah, kantor, pasar, bahkan di rumah warga dan agar kedepan kegiatan Gladi resik ini dapat diadakan di tempat-tempat kumuh, serta Masyarakat ikut bersama – sama dengan pemerintah dalam menangani Sampah Plastik,” harap Bupati Suwirta.
“Agar kegiatan seperti ini, tidak hanya dilaksanakan pada hari ini saja, tetapi dapat dilaksanakan setiap hari baik itu, diareal sekolah, kantor, pasar, bahkan di rumah warga dan agar kedepan kegiatan Gladi resik ini dapat diadakan di tempat-tempat kumuh, serta Masyarakat ikut bersama – sama dengan pemerintah dalam menangani Sampah Plastik,” harap Bupati Suwirta.
Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan mengatakan, Pada aksi kali ini, untuk di Kabupaten Klungkung dipusatkan di Pasar Seni Klungkung dan Terminal Kota. Ratusan peserta mengikuti aksi ini yang terdiri dari PNS, TNI, POLRI, pelajar stingkat SMA/SMK, warga desa setempat, karang taruna serta PKK. Tidak hanya di Pasar Seni Klungkung dan Terminal Kota, namun kegiatan serupa juga diselenggarakan di tingkat Kecamatan dan Desa di Kabupaten Klungkung. (bbn/humasklungkung/rob)
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8322 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5752 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3598 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2433 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026