Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Suwirta Beri Sanksi Masyarakat yang Tidak Memiliki Lubang Daur Ulang Sampah

Sabtu, 21 September 2019, 11:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta mengingatkan seluruh komponen masyarakat untuk membuat Bang Daus yaitu Lubang Daur Ulang Sampah yang berfungsi untuk mengolah sampah organik seperti daun daunan, sisa canang  dan makanan  menjadi kompos. 
 
[pilihan-redaksi]
Pembuatan Bang Daus dapat dilakukan di areal perkantoran, Sekolah, pasar dan rumah masing-masing. Dengan demikian akan terjadi pengurangan jumlah sampah yang dibuang ke TPA. Hal tersebut diungkapkannya saat didampingi Ny. Ayu Suwirta membuka  perburuan sampah plastik yang diadakan di Terminal Kota Semarapura pada Sabtu (21/9/2019). 
 
Bupati Suwirta juga mengingatkan jika Mulai tanggal 1 Oktober 2019 Bupati Suwirta menugaskan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung dan instansi terkait untuk mulai menerapkan hukuman/sanksi kepada Kantor, Sekolah, atau rumah warga, hukuman tersebut akan dikenakan kepada Masyarakat/instansi yang tidak memiliki Bang Daus dan halamannya dalam keadaan kotor, hal ini juga berlaku pada kantor, dan sekolah yang ada di Kabupaten Klungkung.
 
“Mari Kita sadari bahaya sampah Plastik, dan kegiatan hari ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk memompa diri kita untuk terus melakukan hal ini, baik di rumah, perkantoran, sekolah dan pasar,” ajak Bupati Suwirta.
 
Sementara aksi yang diberi nama Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik ini merupakan program Pemprov. Bali yang dicetus Gubernur Bali Wayan Koster guna memerangi sampah plastik di Bali. 
 
[pilihan-redaksi2]
“Agar kegiatan seperti ini, tidak hanya dilaksanakan pada hari ini saja, tetapi dapat dilaksanakan setiap hari baik itu, diareal sekolah, kantor, pasar, bahkan di rumah warga dan agar kedepan kegiatan Gladi resik ini dapat diadakan di tempat-tempat kumuh, serta Masyarakat ikut bersama – sama dengan pemerintah dalam menangani Sampah Plastik,” harap Bupati Suwirta.  
 
Sementara itu Kadis Lingkungan Hidup dan Pertanahan mengatakan, Pada aksi kali ini, untuk di Kabupaten Klungkung dipusatkan di Pasar Seni Klungkung dan Terminal Kota. Ratusan peserta mengikuti aksi ini yang terdiri dari PNS, TNI, POLRI, pelajar stingkat SMA/SMK, warga desa setempat, karang taruna serta PKK. Tidak hanya di Pasar Seni Klungkung dan Terminal Kota, namun kegiatan serupa juga diselenggarakan di tingkat Kecamatan dan Desa di Kabupaten Klungkung. (bbn/humasklungkung/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Humas Klungkung



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami