Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Aniaya dan Rampas Tas Perempuan, Polda Bali Bekuk Frans Loko
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Tim Opsnal Subdit 1 Ditreskrimum Polda Bali membekuk seorang pria bernama Fransiskus Xaverius Loko alias Frans (29) di Jalan Raya Dawas Perum Gang Cleopatra nomor 4, Badung, Kamis (03/10/2019) siang. Pria asal Ngada Nusa Tenggara Timur itu ditangkap karena menganiaya seorang perempuan lalu merampas tas milik korban.
Menurut Direktur Ditreskrimum Polda Bali Kombes Pol Andi Fairan, tersangka Frans merupakan pelaku spesialis pencurian kekerasan terhadap wanita. Ia dilaporkan korbannya, Purwatining Rahayu (45) seorang pedagang di Jalan Bung Tomo I Desa Pemecutan Kaja, Denpasar Barat, ke SPKT Polda Bali 12 September 2019 lalu.
Korban menuturkan mengenal tersangka Frans lewat aplikasi Michat dan keduanya pun berkomunikasi intens. Nah, pada Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 22.30 Wita, tersangka datang ke warung miliknya untuk mengajaknya ke sebuah vila di Jalan Pantai Munggu, Mengwi Badung. Ajakan itu diterima korban.
Setibanya di TKP, tersangka turun dari motor dengan alasan ingin buang air kecil. Namun tak dianya, tersangka asal Ngada NTT itu tiba-tiba saja menjambak rambut korban dan memukuli wajahnya berkali-kali. Perempuan ini sempat mengadakan perlawanan, namun tidak berdaya karena tersangka kabur merampas tas jinjing miliknya.
Adapun isi tas jinjing yakni sebuah handphone, uang tunai dan surat surat berharga. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka lecet pada lutut kanan dan kiri, ibu jari kanan bengkak, bibir bengkak dan gigi depan tanggal. “Korban dianiaya tersangka dan wajahnya dipukuli lalu tas miliknya dirampas,” ungkap mantan Direktur Sabhara Polda Sumut ini.
Tim Opsnal Subdit 1 Ditreskrimum Polda Bali bergerak cepat melakukan pengejaran terhadap pelakunya. Hasil penyelidikan diperoleh informasi ada orang menjual Iphone tanpa kelengkapan kotak dan chargernya. Berdasarkan informasi tersebut, tersangka Frans yang bekerja sebagai security Villa Bali Palmira ini akhirnya ditangkap di rumahnya di Jalan Raya Dawas Perum Dawas Gang Cleopatra No. 4, Kuta Utara Badung, Kamis (03/10/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.
“Dia mengakui perbuatannya. Barang bukti sudah kami amankan,” ujar Kombes Andi. Sementara barang bukti yang disita dari tersangka yakni, 1 buah handphone Oppo A3 S, 1 buah handphone Oppo F1 S dan 1 buah handphone Samsung, 1 unit Yamaha Jupiter DK 6213 OF, 1 buah kunci motor Yamaha Jupiter dan 1 buah helm merk HRC warna Hitam.[bbn/spy/psk]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2636 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan