Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Dewan Pertanyakan Suntikan Dana Rp10 Miliar Perusda Dharma Santika
BERITABALI.COM, TABANAN.
Perusahaan Daerah (Perusda) Dharma Santika Kabupaten Tabanan rencananya kembali digelontor modal sebesar Rp 10 miliar. Hanya saja dewan meminta Perusda mempresentasikan terkait kejelasan anggaran tersebut agar setelah digelontorkan terhndar dari kerugian.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Tabanan AA Nyoman Dharma Putra alias Gung Baron. Menurutnya Perusda kembali diberikan modal sudah diusulkan ke Komisi III. Hanya saja itu sebatas pengusulan belum ada presentasi.
"Digunakan untuk apa, akan bagaimana dana itu belum ada dipresentasikan. Itu masih sifatnya gelondongan," katanya, Selasa (8/10).
Terkait itu Gung Baron meminta Perusda mempresentasikan kejelasan anggaran tersebut. "Kami meminta Perusda untuk presentasikan, segera akan koordinasi dengan BUMDA," ujarnya
DPRD Tabanan pasti akan memberikan dukungan selama penggunaan anggaran penyertaan modal memberikan keuntungan bagi Perusda dan memberikan kontribusi PAD. "Kalau ada keuntungan Pemda tentu akan didorong, kalau rugi untuk apa?" tanya Gung Baron.
Gelontoran dana Rp 10 Miliar dari Pemkab Tabanan, menurut Direktur Perusda Dharma Santika I Putu Sugi Darmawan akan digunakan untuk permodalan beras ASN.
[pilihan-redaksi2]
Kebutuhan beras ASN perbulan mencapai 125 ton, yang tentunya Perusda bisa menyerap gabah petani yang ikut program gerbang pangan serasi (GPS) dalam bentuk beras sehat dengan asumsi pembelian Rp 7,2 miliar per enam bulan.
"Jadi bisa beli tunai tidak ada istilah bon untuk pembelian ke petani, dan kami pastikan akan menggandeng Perpadi, jadi tidak sampai mematikan Perpadi," terangnya.
Dimana selama ini karena modal terbatas, maka permintaan untuk beras konvensional masih dibatasi hanya 50 ton per bulan. "Permintaan beras merah juga mulai meningkat, minimal dengan fokus pada market beras sehat ASN, target tahun berikutnya bisa setor PAD, meski belum banyak," ujarnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 304 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 293 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang