Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Lakalantas, Sarta Meninggal Dunia di Tempat
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Warga Banjar Babung, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Ketut Sarta (54) yang bekerja sebagai petani ditemukan meninggal dunia di Jalan Raya Sampalan atau tepatnya di Depan Kantor PDIP Ranting Gunaksa, Desa Sampalan Klod, Kecamatan Dawan, Selasa (19/11) sekitar Pukul 06.45 WITA.
[pilihan-redaksi]
Meninggalnya Ketut Sarta, ketika sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan Nonpol (Nomor Polisi) DK 3801 AAR mengalami kecelakaan lalu lintas dengan I Komang Gede Wahyu Krisna Sanjaya (16) asal Banjar Pakel, Desa Sampalan Tengah, Kecamatan Dawan yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy Nonpol DK 4829 MX.
Dalam kronologis kejadiannya, Kasat Lantas Polres Klungkung, AKP Made Teja Dwi Permana, SH, SIK kepada awak media menjelaskan kejadian ini berawal dari sepeda motor Yamaha Jupiter Z DK 3801 AAR yang bergerak dari arah barat ke timur, sedangkan sepeda motor Honda Scoopy DK 4829 MX bergerak dari arah timur ke barat mendekati TKP.
Sebagian sepeda motor Yamaha Jupiter Z DK 3801 AAR mengambil haluan ke selatan jalan mendahului kendaraan di depannya, sehingga bersenggolan dengan Honda Scoopy DK 4829 MX di selatan jalan.
Akibat kecelakaan ini, Ketut Sarta mengalami luka terbuka di bawah mata kiri, lecet pada pelipis kiri, kemudian lecet pipi kiri, betis kaki kanan, bahu kiri, dagu dan keluar darah pada lubang telingan, hingga meninggal dunia di TKP. Sedangkan, I Komang Gede Wahyu Krisna Sanjaya mengalami luka lecet pada pinggang kanan, siku tangan kanan dan kiri hingga menjalani perawatan di Puskesmas Dawan II.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang