Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Kasus Perdagangan Berjangka di Bali (3): Mahasiswa Minta Gubernur Hentikan Aktivitas PT SGB
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pande Made Widia, Ketua Forum Peduli Komoditi Berjangka yang anggotanya Mahasiswa akan melancarkan aksi demo untuk mendesak Gubernur Bali menindaklanjuti rekomendasi DPRD untuk segera menutup PT Solid Gold Berjangka (SGB).
[pilihan-redaksi]
"Setelah surat rekomendasi dari DPRD provinsi tidak digubris Gubernur, kami rencananya melancarkan aksi agar gubernur segera menutup PT SGB, sebelum timbul korban lainnya," ujarnya saat acara pembukaan data korban dan seminar motivasi untuk korban yang diadakan Forum Peduli Korban Komoditi Berjangka, Minggu (17/11/2019) di Denpasar.
Ia mencatat dari total kerugian korban yang terdata sebesar Rp 31 miliar dan perkiraan yang belum terdatat sekitar Rp 30 miliar. Kerugian yang paling banyak berasal dari kabupaten Buleleng, Badung, Denpasar, Gianyar dimana rata-rata per kabupaten besarannya mencapai Rp9 miliar. Pande menyebut setelah pengaduan ke Bapepti disetor ke DPRD Bali, pihaknya akan menyiapkan aksi orasi.
"Kami lakukan ini untuk Bali karena selain banyak jumlah kerugian juga lembaga bank tersendat, kalo ngga bergerak gimana, kita dijajah loh di daerah kita sendiri," tegasnya.
Sementara itu, salah satu mantan Marketing SGB, Raudatul Janah ikut mendukung upaya korban menuntut haknya dan berharap gubernur Bali menandatangani rekomendasi yang diberikan DPRD Bali untuk menutup SGB.
Lebih jauh ia mengaku selama menjadi marketing SGB dilatih 3 hari untuk mencari nasabah atau klien dan tidak digaji hanya menerma komisi dari perolehan klien. Setelah dikonfirmasi bersama aktivis, ia menyatakan bahwa selama menjadi marketing status yang dianggap oleh perusahaan adalah menjalani pelatihan bukan sebagai tenaga kerja.
"Tetapi bagaimana logikanya adalah ketika tenaga pelatihan dimanfaatkan untuk mencari konsumen yang menyetor dananya hingga miliaran untuk keuntungan perusahaan tidak dianggap sebagai karyawan," kesalnya.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8333 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5761 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3606 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2436 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar