Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Penjelasan BMKG Soal Panas yang Menyengat di Bali

Selasa, 3 Desember 2019, 14:45 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena menjelang dan memasuki bulan Desember di beberapa daerah di Bali yang terasa panas menyengat

Kasubid Pelayanan Jasa BBMKG Wilayah III, Decky Irmawan mengatakan kondisi tersebut disebabkan karena posisi gerak semu matahari sedang berada di sekitar ekuator dimana Bali juga menerima dampak pemanasan tersebut. 

Dijelaskan karena sinar matahari tidak terhalang oleh awan saat diterima oleh permukaan bumi maka panasnya akan diserap secara maksimal. 

"Berapa radiasi panas yang masuk dan berapa persen dari yang dilepaskan oleh matahari bisa mencapai 95%, apalagi jika tidak ada awan bisa mencapai 100% panas terserap," paparnya, Senin (2/11/2019)

Ia juga menuturkan sifat dari darat dan laut yang sifatnya cepat menyerap panas serta cepat pula melepas panas. Sedangkan, kebalikannya, air laut lambat menyerap panas serta lambat juga melepas panas. 

"Siang hari terasa panas, dikarenakan siang hari permukaan bumi sedang menyerap matahari. Begitu juga pada malam hari gerah terasa, dikarenakan saat itu air laut di sekitar perairan Bali sedang melepaskan panasnya," ungkapnya sembari menambahkan panas selain terjadi di pagi hari, juga terjadi pada malam hari. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami