Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dampak Corona, Turis China Mulai "Menghilang", Guide Mandarin Nganggur

Kamis, 30 Januari 2020, 13:55 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Wabah virus Corona di Tiongkok atau China mulai berimbas pada dunia pariwisata Bali. Setelah pemerintah China melarang warganya pergi keluar negeri, ribuan wisatawan batal berkunjung ke Bali. Wisatawan asal China yang biasanya terlihat ramai di obyek wisata yang ada di Bali, saat ini seperti "menghilang".

Situasi pantai matahari terbit Sanur Denpasar, hari Kamis (30/1/2020) tampak berbeda. Pantai yang biasanya ramai oleh wisatawan termasuk wisatawan asal China kini terlihat sepi.

Sebelum mewabahnya virus Corona di China, pantai ini selalu ramai didatangi wisatawan asal China yang akan menyeberang ke pulau Nusa Penida dan pulau Nusa Lembongan. Kini tempat penyeberangan di pantai ini tampak sepi wisatawan asal China. Yang terlihat hanya wisatawan asing dari beberapa negara lainnnya.

Kondisi sepi wisawatan China ini diakui oleh salah satu pemilik kapal cepat tujan nusa penida. Sejak wabah virus Corona terjadi di Wuhan China, kunjungan turis asal China menurun drastis.

"Tidak ada tamu China sejak satu minggu lalu, menurun hingga 70 persen lebih,"ujar Ratih Apriliana, pemilik salah kapal cepat tujuan Nusa Penida.

Pihak pengelola kapal cepat di pantai matahari terbit Sanur berharap wabah Corona di Wuhan China segera berakhir. Sehingga kunjungan wisatawan khususnya asal China kembali normal seperti semula.

Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, I Nyoman Nuarta membenarkan sepinya wisatawan asal China yang datang ke Bali pasca wabah virus Corona di Wuhan China.

"80 persen dari 1.300 guide (pemandu wisata) Mandarin yang ada di Bali saat ini menganggur karena tidak ada tamu China yang datang ke Bali. Selama kondisi masih sepi, guide khusus tamu China beralih jadi sopir atau jadi guide tamu dari negara selain China,"jelas Nuarta.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/tim



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami