Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Korban Tewas Virus Corona Kini Tembus 1.666 Orang, 69.032 Terinfeksi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Hingga Minggu (16/02/2020), korban tewas akibat wabah virus corona COVID-19 di seluruh dunia telah mencapai 1.666 orang. Dimana korban paling banyak ada di China sebagai negara pandemi virus tersebut.
[pilihan-redaksi]
Melansir data di laman Johns Hopkins CSEE yang diperoleh dari data resmi WHO, CDC, ECDC, NHC dan DXY, jumlah total yang terinfeksi virus corona secara global tercatat sebanyak 69.032 di seluruh dunia. Di mana jumlah paling banyak ada di daratan China yakni tercatat ada 68.347. Selebihnya tersebar di lebih dari 30 negara.
Dari data itu diketahui juga, ada 9.395 orang yang berhasil disembuhkan usai terjangkit virus corona.
Virus corona yang belakangan oleh WHO diberi nama resmi COVID-19 pertama kali diketahui muncul di Kota Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei di China pada akhir Desember 2019 lalu.
Sejumlah ilmuwan kesehatan meyakini, virus corona itu bermula dari sebuah pasar yang menjual hewan liar untuk dikonsumsi. Hingga kemudian meluas dan membuat jutaan warga China di Hubei harus diisolasi.
Akibat virus tersebut, sejumlah negara memutuskan untuk menghentikan seluruh penerbangan dari dan menuju ke China hingga batas waktu yang belum pasti. Termasuk juga maskapai dari Indonesia.
Sementara beberapa warga negara asing termasuk dari Indonesia sempat terjebak di Wuhan dan wilayah lain di Hubei. Hingga kemudian mereka ramai-ramai menjemput warganya untuk keluar dari Wuhan.
Sumber:Suara.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang