Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Usai Viral, Video Turis Alami Diskriminasi dan Rasis di Jembrana Tak Dapat Diakses
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Setelah viral, seorang turis pria yang merasa didiskriminasi dan perlakuan rasis dari warga dan aparat di Negara, Jembrana di akun youtube, My Movie Travel selang beberapa jam video tersebut tidak dapat diakses atau diatur secara privat.
[pilihan-redaksi]
Entah karena mendapat balasan sanggahan dari netizen yang menganggap keluhannya di Negara, Jembrana tidak sesuai dengan realitasnya bagi warga lokal sendiri namun juga bagi warga asing yang pernah tinggal di Bali. Mereka sepakat bahwa sebagian besar warga asing sendiri yang justru memperlakukan rasis warga lokal.
Hal ini juga terungkap dari beberapa komentar warganet di media sosial dimana mereka membalikkan opini bule tersebut. Berikut komentar beberapa warganet:
Wayan Artha: Deportasi secepatnya turis tak berguna
Ade Ardian: Bule koplak...dia tanya, knapa saya jd magnet buat polisi katanya...lha suruh siapa orang pada dsuruh drumah dia jalan2...koplak..
Suadara2ku...hati2...issue rasis ini lagi di mainkan...bukan cuma dbali...kasus rasis muncul dalam 2 hari ini di mana2...amerika, England...banyak dah.
Dharma Jaya: Bule cerdas buat negative campaign buat pariwisata bali.
Agung Djayaningprang: Jangan mau diadu domba....nanti setelah covid berlalu...kita sama sama bangun kembali pariwisata kearah yg lebih baik..dan merata disemua propinsi..Semangahhh.
Rai Negara: Jangan minta senyum saat situasi begini manja amat sih...lagian ngapain travel saat pandemi, berlebihan kalau bilang itu rasis namanya juga social distancing..you are the ugly travel youtuber.
Sebelumnya, dalam video yang terunggah di My Movie Travel dengan judul "Negara The Ugly Side of Bali Discrimination and Selfish People" disebutkan masyarakat di Negara tidak mengijinkan warga asing untuk berkunjung. Ia tidak merekomendasikan Negara untuk dikunjungi karena ia mendapat perlakuan yang rasis dari warga setempat.
Reporter: bbn/opn
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 846 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 723 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 542 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 519 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik