Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Penanganan Covid-19 di Denpasar: Dari Bentuk Tim Kecil Hingga Rapid Test Massal
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menyatakan sudah membentuk Tim kecil untuk memetakan perkembangan COVID-19 di Kota Denpasar berbasis wilayah Desa Adat/Desa/Kelurahan serta langkah-langkah inovasi yang harus segera dilaksanakan.
[pilihan-redaksi]
Termasuk diantaranya adalah pelaksanaan Rapid Test massal dilanjutkan Uji Swab berbasis PCR di wilayah yang terjangkit COVID-19.
“Saya memastikan siap untuk memenuhi berapa pun kebutuhan Rapid Test Kit dan akan memprioritaskan pelayanan Uji Swab berbasis PCR yang diperlukan oleh Kota Denpasar,” tegas Gubernur.
Gubernur juga telah menugaskan Sekda selaku Ketua Harian Gugus Tugas Provinsi untuk mendampingi Gugus Tugas Kota Denpasar dalam upaya percepatan penanganan COVID-19.
Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra yang dikonfirmasi terkait pencairan bantuan yang dimaksudkan Gubernur Koster tersebut memastikan segera direalisasi.
“Saya pastikan bantuan ini minggu depan cair,” sahutnya menjawab pertanyaan wartawan.
Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menyatakan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan, arahan, kerjasama, dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Gubernur.
“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya dan berterima kasih atas perhatian dan dukungan Bapak Gubernur dalam percepatan penanganan COVID-19 di Kota Denpasar,” ungkapnya.
Reporter: Humas Bali Covid 19
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 557 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 422 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 421 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan