Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Hanya Dirawat 3 Hari, 2 Pasien Covid-19 di Buleleng Dinyatakan Sembuh
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng, dinyatakan sembuh. Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng mencatat, hingga hari ini Sabtu (20/6) ada sebanyak 79 pasien telah dinyatakan sembuh dari virus covid-19.
[pilihan-redaksi]
Ini artinya, ada penambahan 2 pasien sembuh dari catatan sebelmunya. Dua pasien sembuh tersebut yakni PDP-103 dan PDP-105. Pasien dengan kode PDP-103 merupakan pasien yang berasal dari Kecamatan Buleleng. Pasien tersebut merupakan kontak erat dari PDP-100. Sementar, untuk pasien dengan kode PDP-105, merupakan salah satu staf dari Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng.
Dirinya sempat melakukan kontak dengan pasien terkonfirmasi di Denpasar. Namun, kesembuhan dari kedua pasien tersebut tergolong cepat. Hanya dirawat selama tiga hari, hasil dari dua kali swab terakhir sudah menunjukan negatif.
Hal ini disampaikan Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa,M.Pd, saat menyelenggarakan jumpa pers melalui video conference bersama awak media, Sabtu (20/6). Ia menjelaskan, kedua pasien sembuh ini hanya menjalani swab tiga kali. Hasil swab pertama positif, hasil swab ketiga dan keempat menunjukan hasil negatif.
"Saat ini masih ada 9 orang pasien terkonfirmasi positif yang sedang dirawat," Ungkapnya.
Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa,M.Pd, menegaskan kembali, untuk pos penyekatan yang rencananya akan dibangun di dua pintu masuk Kabupaten Buleleng yakni di Desa Tembok Kecamatan Tejakula, dan Pelabuhan Lalang Kecamatan Gerokgak sementara untuk mengawasi masyarakat yang melakukan perjalanan ke Luar atau masuk Pulau Bali dengan daerah tujuan Kabupaten Buleleng.
"Sebelumnya kan sleksinya dilakukan di Pelabuhan Gilimanuk. Kita menerapkan penyekatan kembali untuk memperketat orang yang masuk ke wilayah kita. Ini merupakan kebijakan Kabupaten terkait penyekatan yang kita lakukan," Jelasnya.
Sementara itu, data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa Pasien terkonfirmasi positif di Buleleng secara kumulatif berjumlah 89 orang, Pasien terkonfirmasi sembuh secara kumulatif 79 orang. Untuk PDP terkonfirmasi dalam perawatan sebanyak 10 orang (9 orang dirawat di Buleleng dan 1 orang dirujuk ke Denpasar).
Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 120 orang, ODP yang masih dipantau saat ini 2 orang. sebanyak 109 orang berakhir masa pantau dan ODP terkonfirmasi sebanyak 6 Orang. Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.779 orang yang terdiri dari OTG yang selesai masa pantau sebanyak 1.464 orang, OTG yang masih karantina mandiri sebanyak 239 orang, dirawat di Rumah Sakit Pratama Giri Emas dua orang, dan OTG terkonfirmasi sebanyak 74 orang.
Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala). Secara kumulatif berjumlah 3.805 orang dengan rincian 3.644 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 161 orang yang terdiri dari pekerja kapal pesiar berjumlah 132 orang, TKI lainnya terdapat 5 orang, pulang dari luar negeri ada 1 orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 23 orang.
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 834 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 714 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 536 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 515 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik