Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Begini Protokol Melukat di Pura Tirta Empul Tampaksiring Saat Pandemi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Polsek Tampaksiring simulasikan melukat saat masa pandemi Covid-19 di kolam penglukatan Pura Tirta Empul, Desa Manukaya Let, Desa/Kecamatan Tampaksiring.
[pilihan-redaksi]
Sementara pihak Desa Adat Manukaya menyiapkan kartu antrian terdiri dari 5 warna. Masing-masing warna disiapkan hanya 30 kartu. Simulasi ini disiapkan sebagai antisipasi membludaknya kedatangan umat Hindu untuk melukat saat hari raya besar, semisal Saraswati, Sabtu (4/7) dan Banyupinaruh, Minggu (5/7) nanti.
Kapolsek Tampaksiring, AKP I Wayan Sujana, Senin (29/6) menjelaskan, simulasi melibatkan stakeholder terkait diantaranya Perangkat Desa, Desa Adat, TNI/Polri, termasuk Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar.
“Kami terapkan SOP ketat. Demi pencegahan penyebaran virus, karena mencegah lebih baik,” ujarnya.
Dalam simulasi yang digelar, Minggu (28/6) diagendakan penjaringan kedatangan pemedek diawali dari areal parkir. Akan ada 5 pos ruang tunggu. Pertama di parkiran, lanjut di bawah pohon beringin jaba sisi pura, pos tiga di wantilan, pos 4 pada kolam penglukatan dan pos 5 di utama mandala Pura Tirta Empul.
Pemedek yang tiba di pos 3 wantilan akan mengikuti persembahyangan bersama sekaligus diberikan arahan tata cara melukat selama pandemic Covid-19.
“Setelah selesai sembahyang bersama, pemedek ganti pakaian di loker. Kemudian melukat. Di setiap pancoran, kami minta agar pemedek tidak menghaturkan canang lagi. Cukup langsung melukat, dan harus cepat agar siklus lancar,” jelas Kapolsek AKP Sujana.
Pihaknya pun meminta pemedek agar tidak meludah maupun kencing dalam kolam. “Anggota kami bersama Pecalang akan mengawasi,” tegasnya.

Sementara Bendesa Adat Manukaya Let, Made Mawi Arnata menjelaskan sudah menggelar paruman untuk penerapan tata cara melukat saat hari besar keagamaan. Terlebih kedatangan pemedek tidak bisa diprediksi.
“Dulu bahkan antrian kendaraan cukup panjang di jalur menuju Tirta,” ujarnya. Pihaknya pun mohon permakluman, selama pandemi ini orang yang datang melukat dibatasi. “Di Tirta Empul ini melukat bermakna kapanpun, tidak hanya saat rahinan besar. Kalau pun tetap jalan, mohon lebih sabar,” ujarnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang