Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 17 Juni 2026
KPU Karangasem Siapkan Tahapan Khusus Pemeriksaan Kesehatan Sukerana
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Usai pendaftaran calon, kini tahapan Pilkada Karangasem memasuki tahap verifikasi persyaratan calon salah satunya yaitu pemeriksaan kesehatan yang akan berlangsung pada 9 dan 10 September 2020.
"Jadwal pemeriksaan kesehatannya dimulai besok, akan dilaksanakan di RSUP Sanglah," jelas salah satu Komisioner KPU Karangasem Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Parmas dan SDM, Ni Putu Desi Natalia ketika dikonfirmasi.
Namun seperti yang telah diberitakan sebelumnya, salah satu calon yaitu calon wakil dari paket Massker dinyatakan terpapar virus Corona tepat di hari pendaftaran beberapa hari lalu. Bahkan kabarnya, hingga saat ini Made Sukerana masih menjalani perawatan dan dikatakan kondisinya sudah berangsur membaik.
Dengan kondisi tersebut, Made Sukerana sepertinya belum bisa untuk mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan seperti yang dijadwalkan oleh KPU Karangasem.
Hal ini diakui oleh Ketua Tim Pemenangan paket Massker, I Nengah Sumardi saat dihubungi pada Selasa malam (08/09/2020).
"Pak Sukerana belum bisa mengikuti tes kesehatan karena masih dalam perawatan," jelas Sumardi.
Sementara itu, terkait dengan kondisi tersebut, Ketua KPU Kabupaten Karangasem, I Gede Krisna Adi Widana mengaku akan ada tahapan khusus untuk Made Sukerana.
"Khusus Pak Sukerana akan ada tahapan khusus pemeriksaan kesehatan," terang Krisna Adi Widana.
Kendati demikian, meski salah satu calon berhalangan untuk mengikuti tahapan, namun menurut Krisna seluruh tahapan berjalan seperti biasa termasuk dengan tahapan revisi.
"Tahapan normal jalan, yang penting beliau (Sukerana) sehat dan negatif dulu baru bisa mengikuti pemeriksaan kesehatan," tandasnya.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun