Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Doni Monardo: Masyarakat Agar Lebih Disiplin Terapkan Prokes
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Serangkaian pelaksanaan kunjungan kerja Satgas Covid-19 Nasional di Provinsi Bali, dilaksanakan pertemuan virtual dalam rangka mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi. Pertemuan yang dipimpin langsung Ketua Satgas Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo ini diikuti oleh seluruh Satgas Covid-19 seluruh Kabupaten/Kota di Bali.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali, Wayan Koster, Juru Bicara Satgas Covid-19 Nasional, Prof. Wiku Adisasmito, pimpinan Satgas Covid-19 se-Bali, serta instansi terkait lainya di lingkungan Pemprov Bali.
Dalam arahannya, Ketua Satgas Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo menjelaskan bahwa hingga saat ini tidak ada satu pun daerah yang aman dari penyebaran Covid-19. Sehingga bagi seluruh masyarakat diharapkan untuk lebih disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal ini merupakan langkah nyata untuk mendukung pencegahan.
“Kalau yang muda mungkin tidak ada komorbid, sehingga masih aman, tapi ketika bertemu dengan orang-orang dirumah yang memliki komorbid, inilah sangat rentan, dan ini harus kita waspadai bersama dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan,” ujarnya
Sejalan dengan arahan Ketua Satgas Covid-19 Nasional, Letjen TNI Doni Monardo, Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mengatakan bahwa GTPP Covid-19 Kota Denpasar siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Pusat dalam mendukung percepatan penanganan Covid-19.
Dimana, berbagai upaya telah dilaksanakan dan dimaksimalkan Pemkot Denpasar dalam mendukung pencegahan. Berbagai stakeholder juga turut digandeng, sehingga partisipasi masyarakat dapat tercipta. Hal ini dilaksanakan mengingat meningkatnya intensitas penyebaran Covid-19 di dalam keluarga.
“Jadi kita sudah menggandeng berbagai stakeholder, ada PKK, Posyandu, Jumantik dan hingga lapisan terbawah, ini dilaksanakan guna mencegah terjadinya klaster keluarga,” kata Rai iswara
Lebih lanjut dijelaskan, selain menekan penambahan kasus, GTPP Kota Denpasar juga senantiasa berupaya untuk menekan angka kematian. Sejauh ini, pasien meninggal didominasi dengan komorbid atau penyakit bawaan yakni diabetes dan hipertensi. Sehingga guna meminimalisir resiko, GTPP turut mengajak masyarakat atau anggota masyarakat yang memiliki komorbod berupa diabetes militus atau hipertensi agar lebih waspada dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.
“Jadi kami fokus menggarap sektor yang krusial, seperti menurunkan resiko penyebaran, serta menurunkan angka kematian, sehingga bagi masyarakat yang memiliki komorbid diabetes militus dan hipertensi atau penyakit lainya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan,” pungkasnya. [wan]
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan