Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 9 Mei 2026
Penyelenggara Pilkada Masih Berpeluang Melakukan Pelanggaran
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hampir di setiap tahapan Pilkada di Indonesia para penyelenggara masih memiliki peluang melakukan berbagai bentuk pelanggaran mulai dari tidak profesional hingga tidak jujur.
"Hampir di setiap tahapan ada jenis pelanggarannya dan berbeda-beda," jelas Anggota Dewan Kehormatan Penyelengara Pemilu (DKPP), Prof. Dr. Teguh Prasetyo,SH,M.Si, di Sanur, Denpasar, Senin(16/11) malam.
Varian pelanggarannya bisa dikatakan begitu banyak, tentu sesuai tahapan-tahapan dalam Pilkada tersebut.
"Bentuk pelanggarannya bisa dikatakan beragam ada yang tidak profesional, tidak jujur, berpihak pada orang lain, tidak bertanggung jawab, melakukan pelanggaran berkaitan kasus kesusilaan, berkaitan dengan uang suap serta ada juga berkaitan dengan suara seperti merubah perolehan suara atau menghilangkan hak seseorang. Maka mesti diberhentikan karena putusannya seperti itu," paparnya.
Tentu dalam hal ini jika ada penyelenggara melakukan pelangaran-pelangaran dalam pelaksanaan Pilkada tentu akan direhat terlebih dahulu.
"Jika yang dilanggar tersebut sifatnya terkait masalah integritas, kejujuran atau ketidakadilan biasanya akan direhatkan atau diberhentikan disertai dengan beberapa nasehat," ujarnya.
Dalam Pilkada di tahun ini dirinya berpesan, setidaknya para penyelengara pemilu harus mampu membangun demokrasi bermartabat. Dia juga menambahkan, penyelengara harus berpegang teguh dengan suatu perinsip, pijakan filsafat pemilu agar mampu mewujudkan Pilkada yang lebih bermartabat.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 862 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 727 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 548 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik