Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Kapolda Putu Jayan: Minimal 1 Personel di Tiap TPS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Kapolda Bali Irjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra SH MSi, Jumat (4/12) mengunjungi Polres Tabanan untuk mengecek kesiapan personel Polres Tabanan terkait pengamanan Pilkada pada 9 Desember 2020.
Dalam kunjungannya, Kapolda Bali mengingatkan anggota yang bertugas menjaga keamanan di TPS untuk menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19. Jika ada yang sakit diminta agar segera melapor sehingga tugas bisa digantikan.
Selain itu juga diminta pada anggota untuk bisa mengajak masyarakat dan meyakinkan agar tidak takut datang ke TPS dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Untuk melihat langsung kesiapan anggota yang bertugas pengamanan TPS, meyakinkan peralatan yang harus dibawa terutama di masa pandemi, anggota juga harus terlindungi dari Covid, jangan sampai datang ke TPS kondisi tidak sehat," terangnya.
Irjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra juga mengatakan, dalam pelaksanaan Pilkada, TNI dan Polri solid bersama sama menjaga proses demokrasi di Tabanan agar bisa berjalan baik.
Disinggung potensi kerawanan khususnya di Kabupaten Tabanan, Irjen Pol Drs Putu Jayan Danu Putra mengatakan tidak ada yang dikhususkan, karena semua TPS akan menjadi atensi pengamanan. Dimana Polda Bali juga menyiapkan pasukan pendukung untuk membackup Polres yang melakukan kegiatan pengamanan Pilkada.
"Dengan jumlah personel yang ada, semua TPS tercover minimal satu petugas di TPS. Ini menunjukkan kita siap mengamankan di semua TPS. Bahkan ada juga dua petugas di satu TPS, dari laporan Tabanan ada 16 TPS itu karena situasi kota, arus lalu lintas bukan karena rawan kejahatan atau ancaman. Tapi lebih pada mekanisme di kegiatan pemungutan suara," terangnya.
Sementara itu Kapolres Tabanan AKBP Mario Christy Panji Siregar menambahkan anggota yang dilibatkan untuk pemgamanan Pilkada melebihi dari jumlah TPS yang ada. Dimana jumlah TPS tercatat 1.130 TPS.
“Jadi 1 TPS dijaga 1 personil, jika memang ada TPS yang diatensi khusus 1 TPS dijaga, 2 personel,” ungkapnya.
Menurutnya dari pendataan dan pengalaman perhelatan demokrasi sebelumnya, tercatat ada 16 TPS yang dinilai rawan. Rinciannya 9 TPS rawan konflik, 5 TPS yang komposisi masyarakat basis salah satu paslon, dan 1 TPS yang sebelumnya ada sejarah konflik atau aksi warga protes terhadap KPPS.
“Jadi anggota yang disiapkan sudah siap termasuk sudah siap APD protokol kesehatan Covid-19,” tegasnya.
Bahkan dia menegaskan untuk pengamanan Pilkada, sudah disiapkan 60 personel Brimob yang siap membubarkan jika ada kerumunan yang tidak terbendung.
“Jika ada kerumunan saat pilkada kita imbau dulu, jika tetap tidak bisa terbendung terpaksa dibubarkan,” tegasnya.
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 739 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 260 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun