Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
KPU Bali Optimistis Angka Partisipasi Pemilih di Pilkada 2020 Tinggi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah atau Pilkada Serentak 2020 di Bali, KPU Provinsi Bali menyebut kesiapan pelaksanaannya telah mencapai 100 persen di seluruh Kabupaten dan Kota.
Hal itu disampaikan Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, Selasa (8/12) di Renon, Denpasar.
"Kami (KPU Bali) telah siap 100 persen dalam pelaksanaan pencoblosan besok, Rabu (9/12)," jelasnya.
KPU Bali juga sangat optimistis partisipasi pemilih bisa mencapai di atas 80% di Bali.
"Kami sangat yakin bahwa kesadaran masyarakat Bali untuk demokrasi sangat tinggi sampai saat ini," katanya.
Selanjutnya terkait jumlah terakhir total jumlah DPT dalam Pilkada serentak sebanyak 1.971.425 orang. Artinya, jumlah DPT dan jumlah kelompok sasar sudah hampir memenuhi target.
“Kami yakin jumlah ini, partisipasi masyarakat Bali dalam Pilkada serentak kali ini sangat tinggi,” sebutnya.
Dalam pelaksanaan pencoblosan tentu seluruh protokol kesehatan akan dilakukan secara ketat. Petugas akan mengenakan APD sebagaimana mestinya mulai dari menggunakan faceshield, handsanitizer, tempat mencuci tangan selain itu juga dilarang berkerumun di TPS dan sekitarnya.
"Nanti mendatangi TPS secara bergilir selanjutnya setelah pencoblosan dilarang berkerumun," katanya.
Dirinya mengajak semua peserta pemilih yang ada dalam DPT agar nantinya bisa mendatangi TPS pada, Rabu (9/12).
"Kita sukseskan demokrasi dan memilih pemimpin secara berkualitas," pungkasnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 742 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 260 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun