Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Tujuh Orang Sembuh dari Covid-19, Tetap Jangan Abai Prokes
BERITABALI.COM, BULELENG.
Buleleng nihil kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, namun Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Buleleng mencatat terdapat tujuh orang yang sembuh dari Covid-19, Senin (14/12).
Ketujuh orang yang sembuh tersebut dari wilayah Kecamatan Buleleng sebanyak 4 orang, Kecamatan Seririt sebanyak 2 orang dan Kecamatan Banjar sebanyak 1 orang. Dan sebanyak 58 orang masih dalam perawatan di rumah sakit serta tempat isolasi milik Pemprov Bali.
Anggota Bidang Data dan Informasi, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Buleleng, I Ketut Suweca mengimbau agar masyarakat tetap taat untuk menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari potensi penularan Covid-19.
“Jangan lengah dan abai, prokes wajib kita taati. Pakai masker, jaga Jarak atau hindari kerumunan dan cuci tangan, wajib,” kata Suweca.
Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra menyebut sejatinya tingkat kedisiplinan masyarakat Buleleng dalam penerapan protokol kesehatan yakni 3M, sudah sangat bagus. Bahkan, disebutkan jika indeks kepatuhan masyarakat Buleleng terbaik di Bali.
Sutjidra menjelaskan jika melihat data secara nasional, persentase kepatuhan masyarakat dalam hal penerapan protokol kesehatan khususnya untuk memakai masker 58,32 persen. Sementara untuk Kabupaten Buleleng, berada pada angka diatas 70 persen.
“Kalau kita amati, di Kabupaten Buleleng dibandingkan dengan Kabupaten lain termasuk tinggi, indeks kita diatas 70 persen. Tetapi kita tidak boleh lengah, tetap mensosialisasikan jika virus ini masih ada, dan masyarakat harus diberikan proteksi,” jelas Sutjidra.
Menurutnya, dengan melihat data dari pelaksanaan razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng terhadap penerapan Peraturan Gubernur (Pergub) nomor 46 tahun 2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 41 tahun 2020 tentang penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes) COVID-19, semakin hari jumlah pelanggaran semakin kecil.
“Semua orang sama-sama memproteksi diri sehingga tidak berpotensi menularkan. Kalau kita sudah bisa menjaga dan yang lain usaha menjaga dirinya, pasti virus itu akan hilang dengan sendirinya. Karena tempat untuk berkembangnya virus tu tidak ada untuk bisa berkembang, dengan 3M itu,” tegas Sutjidra. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3832 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1778 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang