Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Cegah Penyebaran Covid-19, PKK Gelar Rapid Tes Gratis
BERITABALI.COM, BULELENG.
Kaum perempuan juga punya peran dan berkontribusi untuk ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Menyambut hari Ibu ke-92, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Buleleng menggelar Rapid Tes Antibodi secara gratis bagi sejumlah perempuan.
Sasaran rapid tes ini dilakukan terhadap masyarakat perempuan, anggota pengurus TP PKK Kabupaten Buleleng, anggota Persit Kartika Candra Kirana Kabupaten Buleleng, anggota Bhayangkari yang berlangsung di salah satu rumah sakit swasta di Singaraja.
Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, dr. Ida Ayu Wardhani Sutjidra menjelaskan, kegiatan rapid tes ini murni sebagai salah satu kontribusi dari Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Testing, Tracing dan Treatmen terus dilakukan oleh Pemerintah.
“Ini juga merupakan suatu bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi kesehatan khususnya ibu-ibu di masa pandemi sekarang ini. Jika ada yang menunjukkan hasil reaktif akan dilanjutkan dengan tes Rapid Antigen.” terang Ayu Wardhani, Sabtu (19/12).
Menurutnya, langkah preventif sangat penting dilakukan semasa pandemi Covid-19 ini sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19. Masyarakat juga diminta etap taat menrapkan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Kaum perempuan jug abisa menjadi agen peribuahan prilaku di tengah Pandemi Covid-19.
Antusiasme dari peserta rapid tes sangat besar bahkan melebihi kuota yang disediakan sebelumnya sebanyak 100 orang. Rapid tes ini semula digelar selama dua hari, 18 - 19 Desember 2020. Namun hingga saat ini sudah mancapai 120 orang lebih dan masih ada yang mendaftar, sehingga rapid tes diperpanjang 20 Desember 2020.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Buleleng Nyoman Agus Jaya Sumpena mengungkapkan pelaksanaan Rapid Tes Antibodi ataupun Rapid Tes Antigen masih dipandang perlu saat ini. Karena di beberapa daerah termasuk di Buleleng hingga saat ini masih terjadi penularan Covid-19.
“Ini merupakan langkah yang tepat, karena belum semua masyarakat mendapat sentuhan Rapid Tes yang setidaknya dapat dilakukan untuk upaya deteksi dini,” ungkapnya.(NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7884 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5636 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3533 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2388 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan