Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 April 2026
Sembuh dari Covid-19, Ini Tips dari Penyintas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pandemi Covid-19 menjadi momen perubahan prilaku. Banyak yang sempat terpapar Covid-19, kini merasa harus menjalani hidup dengan lebih sehat, berhati-hati dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan higienis.
Seperti pengalaman Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Sekretariat DPRD Buleleng Made Supartawan yang sempat divonis COVID-19 dan harus menjalani isolasi serta terapi. Supartawan terkonfirmasi positif pada Oktober 2020 lalu.
Dari pengalaman itu, Supartawan mengaku kini hidup dengan lebih sehat, selalu berhati-hati dalam aktivitas. Penerapan 3M selalu ditaati, mulai dari memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.
Selama terapi saat karantina di Denpasar, sebenarnya tidak ada tindakan emergency. Dia hanya diminta untuk menjaga kesehatan, minum vitamin, berolahraga secukupnya. Saat masa karantina, dia tidak boleh keluar kamar.
Disela isolasi, dia sempatkan diri untuk olahraga secukupnya dan berjemur di bawah terik matahari pagi. Supartawan juga mengaku mengkonsumsi herbal, yang disebut loloh daun intaran. Supartawan tidak tahu persis, dimana tertular. Tapi dia sempat melakukan kunjungan kerja ke luar daerah sebelumnya.
“Ketegangan ada, kepanikan ada, keheranan juga ada karena saya sehat kok positif. Ketegangan karena ini bukan menyangkut sendiri, tapi saya punya anak, istri dan keluarga, itu yang membuat panik dan tegang,” tuturnya.
Menjalani karantina di Denpasar, tidak banyak yang bisa dilakukan. Aktivitasnya pun rutin hanya menonton televisi, atau bermain dan mencari informasi tentang COVID-19 pada handphone miliknya. Untuk mengusir rasa bosan, dia selalu berpikir positif dan tenang karena itu juga wajib dilakukan agar imun tubuh tetap terjaga.
Selain tetap berpikir positif dan tenang, salah satu upaya yang dilakukan untuk dapat segera terbebas dari virus corona dalam tubuhnya adalah dengan mengkonsumsi madu dan vitamin C secara rutin. Supartawan juga sempat bertemu sesama penyintas yang sangat cepat mengakhiri masa isolasinya. Konon, penyintas tersebut minum loloh intaran, yang diyakini juga sebagai herbal penyembuh Covid-19.
“Dia itu minum jamu daun intaran, dan setelah dua hari sudah dibolehkan pulang. Kebetulan jamunya masih sisa dan diberikan kepada saya. Jamu itu saya minum secara rutin,” kata Supartawan.
Dia juga mengikuti untuk minum loloh daun intaran. Setelah minum jamu berbahan daun intaran itu, hasil tes usap miliknya pun kemudian hasilnya negatif pada 8 Oktober 2020.
“Tidak ada obat khusus yang diberikan. Selain madu dan vitamin C, ya saya meminum jamu intaran itu. Memang sebelum menjalani karantina ada teman yang menyarankan saya mengkonsumsi jamu intaran. Dan saya yakin jamu itu meningkatkan imun tubuh saya,” ujar Supartawan.
Supartawan mengaku ada perubahan perilaku setelah penglaman terpapar Covid-19. Salah satunya adalah lebih sering mengkonsumsi asupan makanan dan minuman yang bergizi untuk menjaga agar imun tubuhnya tetap bagus. Selain itu, pola hidup sehat sangat juga sangat berpengaruh dalam meningkatkan imun tubuh sehingga lebih tahan dalam menghadapi penyakit apapun.
”Namun di tegah pandemi ini, tentu memakai masker dan menjaga jarak itu penting sekali. Setelah selesai aktivitas cuci tangan, itu bagiandari pola hidup bersih dan sehat. Kita baru melkaukan saat ini disadarkan oleh COVID-19," ujar Supartawan.
Ia pun berpesan kepada masyarakat agar selalu mentaati protokol kesehatan yang sudah sering disosialisasikan Pemerintah selama ini yakni 3M. Menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak. Selain itu, tidak lupa juga harus mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, serta minum jamu tradisional khususnya jamu daun intaran untuk menjaga imun tubuh. (NOV)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3851 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang