Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Pangdam Udayana Berbagi Kiat Hidup Sehat Hindari Covid-19
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Berolahraga secara teratur dan asupan makanan yang bergizi menjadi kunci dalam menghindari diri dari virus corona atau Covid-19.
Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, menyampaikan hal itu kepada para Pamen Jajaran Kodam IX/Udayana dari seluruh Staf dan Balakdam IX/Udayana di Aula Udayana, Rabu (23/12/2020).
Pangdam mengajak kepada Para Pamen Jajaran Kodam IX/Udayana untuk menciptakan dan mewujudkan iklim kerja yang kondusif serta suasana kerja yang menyenangkan tetapi tetap fokus sehingga tugas apapun yang diberikan akan berkualitas, terlebih disaat situasi Pandemi Covid-19 ini.
Terkait perkembangan situasi dalam menghadapi pandemi Covid-19, Pangdam menekankan kepada para perwira menengah Jajaran Kodam IX/Udayana untuk selalu menerapkan 3M yaknimenggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak atau social distancing.
Dengan diterapkannya disiplin 3M itu maka bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.
Selain itu, saat berada di kantor agar hindari kerumunan terutama ruang ber-AC, maka sebaiknya jendela di ruangan kantor dibuka setiap harinya.
Olahraga secara rutinpun sudah cukup dilaksanakan dengan baik oleh seluruh personel selama ini.
"Jaga pola hidup sehat dengan selalu mengkonsumsi makanan bergizi dan multivitamin guna membantu daya tahan tubuh tetap fit dan terjaga," tandas Pangdam Maruli
Jika mengalami gejala, maka segera lakukanlah pengecekan atau pemeriksaan dini di RSAD.
Langkah itu sangatlah penting agar bisa mendapatkan perawatan dengan cepat. Dengan mengetahui lebih cepat, maka juga dapat menghindari potensi penularan ke orang lain.
Setelah diperiksa di Lab PCR RSAD dan misalnya hasilnya positif, maka akan dilakukan perawatan.
Jika tidak ada gejala, maka orang tersebut harus melakukan isolasi mandiri di fasilitas yang sudah ditunjuk pemerintah.
Sedangkan jika orang tersebut menunjukkan gejala, maka para petugas kesehatan akan memberikan perawatan di rumah sakit yang sudah ditunjuk pemerintah.
Dijelaskan Pangdam, waktu antara seseorang terpapar hingga menunjukkan gejala awal (Inkubasi) Covid-19 rata-rata sekitar tujuh hari.
Pada pasien infeksi virus corona, salah satu kondisi umum yang ditemukan adalah memiliki penyakit bawaan (komorbid) seperti jantung, asma, darah tinggi dan diabetes, yang didominasi oleh manula.
Dalam keadaan seperti ini, rumah sakit akan siap menerima untuk dikarantina dan dirawat hingga sembuh.
Kepada pasien positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala atau OTG yang menjalani isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, sebisa mungkin menghindari sentuhan dengan anggota keluarga lainnyam
Hal itu dilakukan guna menghindari penularan virus corona baru, semoga disaat imun sudah normal maka akan segera sembuh," tutur Pangdam.
Selain itu juga, Pangdam menekankan kepada setiap prajurit wajib menghindari segala bentuk pelanggaran, karena apabila melakukan pelanggaran bukan hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak nama satuan.
"Mudah-mudahan kerjasama dan dukungan yang diberikan oleh para Prajurit Kodam IX/Udayana dengan tidak melakukan pelanggaran, itu merupakan bentuk dukungan minimal bagi saya," tegasnya lagi. (mat)
Reporter: Tim Liputan COVID
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan