Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Proyek Pasar Seni Sukawati Rusak 8 Rumah, Warga Tuntut Ganti Rugi
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Proyek revitalisasi Pasar Seni Sukawati di Banjar Dlodtangluk, Desa/Kecamatan Sukawati merusak 8 rumah warga yang berada di sisi utara dan sisi selatan proyek.
Kerusakan yang diderita beragam, mulai dari tembok roboh, kamar mandi bocor, hingga merusak puluhan kios. Warga yang merasa dirugikan pun geram. Mereka menuntut ganti rugi berupa perbaikan bagian rumah yang rusak serta memfasilitasi pecaruan di masing-masing rumah. Perwakilan warga, Anak Agung Putra Wijaya, 40, mengalami kerusakan paling parah.
"Rumah saya paling rusak berat. Bahkan sejak April 2019 lalu. Tembok bergetar hingga roboh, material proyek terlempar sampai genteng bocor. Kamar mandi saya rusak total, mesin cuci juga rusak. Saya perbaiki atapnya pakai asbes, bocor lagi kena lemparan material. Sekarang Pasar sudah jadi, tukang gak ada pekerjaan lagi, saya minta apa yang rusak akibat proyek ini, segera diperbaiki," tegasnya saat pertemuan dengan Proyek Manajer PT Putra Jaya Andalan, Komarudin yang difasilitasi Perbekel Sukawati, Dewa Gede Dwi Putra, di kantor desa setempat, Jumat (15/1).
Agung Wijaya mengatakan rumahnya persis berada di utara proyek. Selain menderita kerusakan fisik, Agung Wijaya sekeluarga mengaku selama berbulan-bulan harus menghirup debu proyek.
"Bahkan rumah saya pernah dua kali dilempari botol isi air kencing. Rumah saya ini Puri, keturunan langsung Raja Sukawati. Saya mecaru sudah dua kali. Saya merasa dilecehkan, satu pun tidak ada nengok. Akses kami mengeluh juga tertutup saat itu," ungkapnya.
Saking kesalnya tidak ada tindak lanjut hingga proyek selesai dikerjakan, Agung Wijaya dkk pun akhirnya mendatangi Perbekel Sukawati menyampaikan keluh kesah.
"Sebulan lalu kami memang sudah difasilitasi melalui pertemuan. Proyek Manajer mengaku akan bertanggung jawab, tapi sampai sekarang kenapa tidak ada bukti. Hanya janji-janji. Makanya kami bergerak lagi, bertanya lagi hari ini," ungkapnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8518 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5862 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3680 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2510 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar