Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 25 Juni 2026
Diguyur Hujan, Wabup Kasta Serahkan CSR ke Penyandang Disabilitas
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Klungkung tak menyurutkan semangat Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta didampingi Camat Klungkung, I Putu Arnawa menyalurkan bantuan yang bersumber dari tanggung jawab sosial perusahaan Corporate Social Responsibility (CSR) ke penyandang disabilitas, Jumat (22/1/2021).
Bantuan berupa paket sembako sebanyak 30 paket yang dibagikan di Kecamatan Klungkung diantaranya yakni Desa Akah sebanyak 18 paket, Desa Selat sebanyak 4 paket, Desa Selisihan sebanyak 4 paket, dan Desa Manduang sebanyak 4 paket.
Wabup. Kasta berharap, bantuan yang diserahkan bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga penyandang disabilitas ditengah pandemi covid-19 saat ini.
"Bantuan CRS kali ini menyasar penyandang disabilitas. Semoga bantuan ini bisa membantu dan memenuhi kebutuhannya, " ujar Wabup Kasta disela menyerahkan bantuan.
Wabup. Kasta juga mengatakan, bahwa apa yang dilakukan ini sebagai wujud perhatian untuk meringankan beban keluarga yang penyandang disabilitas, sekaligus memberi motivasi agar masyarakat tabah menghadapi cobaan ini.
"Kita Iakukan Iangkah-Iangkah riil, salah satunya dengan menyerahkan bantuan logistik untuk kebutuhan sehari-hari dan berharap bantuan yang diserahkan ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan keluarga penyandang disabiltas" Ujar Pejabat asal Akah ini.
Salah satu penyandang disabilitas, Wayan Tangkas, asal Banjar Bungaya, Desa Akah menyampaikan rasa syukur dan terimakasih yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Klungkung serta masyarakat yang telah membantu keluarganya.
Reporter: Humas Klungkung
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun