Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 20 Juni 2026
Tenggak 1,5 Liter Vodka, Lansia Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang lansia yang akrab disebut 'Kakek' di Rusia tewas saat siaran langsung, setelah ia menenggak 1,5 liter vodka dengan imbalan uang dari seorang youtuber.
Menyadur The Independent Jumat (05/02), Yuri sebelumnya diberi dua pilihan oleh seorang konten kreator, yaitu makan saus pedas atau minum alkohol.
Pria 60 tahun ini kemudian memilih alkohol dan menenggaknya dalam sebuah siaran langsung di Youtube.
Ia tewas setelah minum 1,5 liter minuman keras dan tubuhnya masih terekam kamera dengan siaran yang masih berlangsung, lapor media Rusia Readovka.
Insiden ini terjadi di kota Smolensk, Rusia Barat dan pasukan keamanan langsung menyelidiki kasusnya. Hingga kini, penyebab kematian Yuri belum dikonfirmasi.
Tawaran melakukan aksi gila, memalukan dan sejenisnya marak belakangan ini dengan imbalan berupa uang. Beberapa orang menyebutnya sebagai 'thrash streams' dan kerap diplesetkan menjadi 'trash streams'.
Senator Rusia Alexey Pushkov, ketua Komisi Kebijakan Informasi Dewan Federasi melarang siaran langsung yang berisi konten kekerasan.
Ia mengutuk insiden itu di Twitter dan mengatakan Dewan Federasi akan bertemu pada 11 Februari untuk membahas undang-undang tentang streaming thrash.
"Seorang tunawisma meninggal di Smolensk selama sesi thrash-stream: dia diintimidasi dan sampah internet membayar uang kepada blogger untuk aksi ini."
"Apakah perlu untuk menjelaskan kepada orang lain perlunya untuk melarang streaming thrash secara hukum dan pemberantasannya sebagai fenomena? Ini jelas bagi kami."
"Pada 11 Februari, Dewan Federasi akan mengadakan pertemuan kelompok kerja tentang larangan legislatif terhadap aliran thrash," tulisnya di postingan lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun