Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Kejari Karangasem Temukan Bukti Baru Kasus Dugaan Korupsi Bedah Rumah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem temukan sejumlah bukti baru terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) bedah rumah saat penggeledahan di Kantor Desa Tianyar Barat, Kubu, Karangasem, pada Senin (29/03/2021).
Dalam penggeledahan yang berlangsung selama kurang lebih 2 jam tersebut, tim dari Kejari Karangasem berhasil menemukan sejumlah bukti - bukti baru. Disamping 14 bukti seperti 2 karung dokumen LPJ terkait bedah rumah yang diperoleh dari hasil pemeriksaan saksi sebelumnya.
Bukti baru yang diperoleh salah satunya adalah berupa catatan kecil slip-slip pengeluaran belanja bedah rumah.
“Ya, tim Kejari hari ini melakukan penggeledahan di kantor Desa Tianyar untuk mencari bukti–bukti yang terkait dengan dugaan tipikor bedah rumah, dari hasil penggledahan tersebut, tim juga menemukan bukti baru seperti catatan kecil slip-slip pengeluaran belanja bedah rumah,” kata Kepala Kejari Karangasem, Aji Kalbu Pribadi.
Sebelumnya diberitakan, dugaan kasus korupsi bedah rumah di Tianyar Barat ini telah masuk dalam penyidikan umum. Yang mana Kejari Karangasem telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait.
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2025 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun