Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 26 September 2026
Petugas DLH Ditemukan Tewas dengan Leher Tersayat
BERITABALI.COM, NTB.
Hasanudin alias One Kuba (48 tahun) petugas kebersihan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima, menjadi korban pembunuhan yang pelakunya masih dalam pengejaran polisi.
Mayat korban ditemukan di kompleks pertokoan Sultan Square sebelah barat terminal Dara Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, Minggu (4/4), dengan kondisi leher tersayat. Mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang pemulung asal Kelurahan Dara yakni Suaeb (56 tahun), sekitar pukul 16.30 WITA.
Mayat ditemukan dalam kondisi tergeletak dan bersimbah darah. Dan terlihat ada bungkusan plastik warna putih di samping semak-semak di Tempat Kejadian Perka (TKP). Suaeb menemukan mayat yang awalnya tanpa identitas tersebut saat dia mencari botol plastik bekas.
Suaeb yang kaget, selanjutnya pada pukul 16.05 WITA melaporkan hal tersebut ke Polsek Rasanae Barat-Polres Bima Kota. Pihak Polsek Rasanae Barat langsung memerintahkan anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Dara yakni Bripka Ramli untuk mengkroscek kebenaran dari informasi di TKP. Di TKP, polisi menemukan mayat dalam posisi terlentang dan terdapat luka sayatan pada bagian lehernya. Kuat dugaan bahwa korban dibunuh.
Selanjutnya, jenazah korban dievakuasi dan polisi memasang police line (garis polisi). Sekitar pukul 18.15 WITA jenazah dievakuasi di RSUD Bima untuk dilakukan visum. Hasil visum, diperkirakan korban tewas enam jam sebelum ditemukan.
Kapolsek Rasanae Barat-Polres Bima Kota, Iptu Dediansyah membenarkan adanya peristiwa penemuan mayat ini.
“Masalah ini sedang dalam penyelidikan,” tandas Dediansyah singkat.
Diketahui Hasanudin, warga Kelurahan Rontu Kecamatan Raba-Kota Bima ini adalah pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima. Sehari-hari korban bekerja sebagai tukang sapu jalanan, dan mulai bekerja sejak pukul 04.00 WITA. Untuk menambah penghasilannya, korban juga bekerja sebagai tukang ojek. Langganan ojek korban adalah ibu-ibu penjual sayur di Pasar Amahami.
"Biasanya korban pulang ke rumah pukul 09.00 WITA," kata Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu Rayendra, Senin (5/4) pagi.
Polisi tidak menemukan dompet, hp atau pun sepeda motor korban di TKP. Dijelaskan oleh Kasat Reskrtim, pada Minggu (4/4) pukul 06.30 WITA pihak keluarga sempat menelpon korban. Dengan maksud menyuruh korban pulang karena cuaca sedang hujan. Namun hp korban tidak aktif.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8453 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5809 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3635 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2463 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar