Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Motif Kakek 85 Tahun di Abiansemal Bunuh diri di Sumur Sedalam 17 Meter
BERITABALI.COM, BADUNG.
I Made Warna (85) mengakhiri hidupnya dengan cara menceburkan diri ke sumur sedalam 17 meter di belakang rumahnya di Br. Benehkawan, Blahkiuh, Abiansemal, Badung, Rabu (14/4/2021) malam.
Tindakan nekat itu dilakukan sang kakek karena stres penyakitnya tidak kunjung sembuh. Menurut Kasubag Humas Polres Badung Iptu Gede Oka Bawa, peristiwa bunuh diri yang dilakukan Made Warna berlangsung sekitar pukul 21.30 WITA.
"Dari keterangan sejumlah saksi keluarganya, korban bunuh diri dengan cara menceburkan dirinya ke sumur di belakang rumahnya," ungkap Iptu Oka, Kamis (15/4/2021).
Dalam kejadian itu, Polisi sudah memeriksa saksi-saksi diantaranya anak korban yakni Made Mayura (58) dan I Nyoman Nuada (61). Dari keterangan saksi Made Mayura, bapaknya baru keluar dari RS Mangusada Kapal Badung, pada Selasa (13/4/2021) setelah menjalani rawat inap akibat terpapar covid-19.
Kemudian korban menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Br. Benehkawan, Blahkiuh, Abiansemal Badung. "Selama dirawat di rumah, korban tidak menunjukkan gejala depresi," ujarnya.
Namun peristiwa tersebut tidak diduga-duga oleh pihak keluarganya. Pasalnya, pada Rabu (14/4/2021) sekitar pukul 21.30 WITA, kedua saksi mencari-cari korban untuk memberikan obat. Namun korban tidak ditemukan dan mereka pun mencari di sekitar rumahnya.
Saat mencari, kedua saksi heran melihat penutup sumur dalam keadaan sudah terbuka. Kedua saksi lantas curiga.
"Saksi mengecek ke dalam sumur dengan menggunakan senter dan mereka melihat korban sudah tewas mengambang di permukaan sumur. Sumur itu kedalamannya 17 meter," ujarnya.
Menindaklanjuti kasus orang tenggelam di sumur, petugas Polsek Abiansemal menghubungi Tim Basarnas Badung untuk dilakukan penanganan evakuasi.
Selanjutnya, sekitar pukul 00.05 WITA, Tim Basarnas gabungan Polda Bali tiba di TKP dan mengevakuasi korban dari dalam sumur.
Sekitar pukul 00.25 WITA, korban berhasil dievakuasi dari sumur dan selanjutnya di bawa ke RS Mangusada dengan menggunakan mobil ambulan PMI Kabupaten Badung.
Sementara dalam keterangan saksi membenarkan bahwa orang tuanya sudah lama mengidap penyakit depresi. Tidak hanya depresi tapi juga rabun mata dan Lambung.
"Pihak keluarga menerangkan bahwa korban miliki penyakit depresi rabun mata dan lambung," bebernya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3829 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1773 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang