Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Seorang Pria Tewas Dikeroyok Usai Bagikan Takjil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Keluarga IA (20), seorang pemuda yang tewas dikeroyok orang tak dikenal usai membagikan takjil di Jalan Lingkar Selatan, Kota Sukabumi meradang. Mereka mendesak polisi untuk mengusut tuntas kasus yang menyebabkan korban kehilangan nyawanya.
Sebelumnya, IA (20 tahun), seorang alumni SMK swasta di Kota Sukabumi tewas usai menjadi korban pengeroyokan. Peristiwa tragis yang dialami korban itu terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, usai bagi takjil, Minggu (9/5/2021).
Dari keterangan yang dihimpun, korban bersama temannya sesama alumni sebuah SMK swasta di Kota Sukabumi ikut dalam kegiatan berbagi Takjil di daerah Cibaraja, Kabupaten Sukabumi, tepatnya di depan Dealer Isuzu, Sabtu petang itu.
Sesudah kegiatan tersebut korban bersama dengan yang lainnya melakukan aksi konvoi sepeda motor menuju arah Jalan Lingkar Selatan, sesampainya di putaran Jalan Lingkar Selatan tepatnya di depan Rumah Makan Kariam II, Kota Sukabumi, korban bersama teman-temannya dihadang oleh sekelompok orang sehingga korban bersama dengan saksi terjatuh dari sepeda motor.
Kelompok yang melakukan penghadangan itu berpakaian atribut SMK swasta di Kota Sukabumi.
"Diusut secepatnya biar [pelaku] cepat-cepat [ditangkap], bila perlu nyawa bayar nyawa. Keponakan saya tidak salah apa-apa. Salahnya apa sampai dibacok segala," ujar Siti Nurasiah (38 tahun), bibi korban, Senin (10/5/2021).
Siti menyatakan, sebelum kejadian, korban izin kepada ibunya untuk pergi ngabuburit dan mau buka bersama. Tapi pada pukul 19.00 WIB, ada yang menghubungi keluarganya bahwa korban mengalami kecelakaan namun tak diberi tahu kecelakaan apa.
Dari sana diketahui bahwa Korban ikut dalam acara pembagian Takjil di daerah Cibaraja, Kabupaten Sukabumi bersama para alumni salah satu SMK.
Siti menyatakan, bahwa Korban bukan alumni dari SMK yang melakukan pembagian Takjil itu. Menurut Siti. Korban hanya mengantar temannya itu yang merupakan alumni SMK itu. Korban pernah sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Sukabumi namun tak dilanjutkan.
Siti membenarkan ketika selesai melakukan pembagian takjil, Korban dan temannya yang alumni SMK itu konvoi ke Jalan Lingkar Selatan Kota Sukabumi dihadang oleh alumni dari SMK lain.
"Dalam konvoi itu keponakan saya itu paling terakhir dihadang dikeroyok sampai jatuh, dibacok," tutur Siti.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5964 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4663 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2649 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan