Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Prosentase Vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar Capai 65,66 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Upaya gencar Pemkot Denpasar mensukseskan program vaksinasi nasional untuk mencapai herd imunity mulai mendekati target. Hingga kini, prosentase cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 65,66 persen dari target nasional yakni 70 persen dari jumlah penduduk.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat dikonfirmasi Rabu (9/6) menjelaskan bahwa jumlah penduduk Kota Denpasar yang menjadi target sasaran sebanyak 725.314 orang. Dimana, dari angka tersebut sebanyak 507.720 menjadi target vaksinasi untuk memenuhi herd imunity 70 persen. Dari target yang ditetapkan tersebut, sebanyak 333.388 orang atau 65,66 persen telah mengikuti vaksinasi di Kota Denpasar.
"Vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar mencapai 65,66 persen, sekarang tinggal 5 persen menuju herd imunity 70 persen," ujar Dewa Rai.
Lebih lanjut dijelaskan, capaian ini tak lepas dari komitmen dan upaya bersama seluruh jajaran Pemkot Denpasar. Mulai dari Fasyankes, Perbekel/Lurah, OPD, Organisasi Sosial, Organisasi Keagamaan, Komunitas Lintas Etnis, Pengelola Pasar, dan lainya. Sehingga serapan target vaksinasi terus bertambah.
Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada perbekel/lurah serta puskesmas dan jajaran Posyandu yang terus gencar mengedukasi masyarakat untuk mengikuti vaksinasi. Sehingga program vaksinasi Covid-19 dapat disukseskan bersama.
"Jadi lini terbawah terus gencar sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga masyarakat antusias untuk mengikuti vaksinasi," jelasnya
Ketika dikonfirmasi untuk mengejar target 70 persen, pihaknya mengaku akan terus mengoptimalkan edukasi dan sosialisasi di masyarakat. Selain itu, pelaksanaan vaksinask di Fasyankes terus di optimalkan, termasuk penyediaan akses dengan melaksanakan vaksinasi di banjar-banjar, komunitas, kelompok dan organisasi keagamaan dengan sistem jemput bola.
"Jadi menuju 70 persen sesuai target kita akan terus optimalkan fasyankes serta menggencarkan edukasi dan sosialisasi, termasuk juga melaksanakan vaksinasi di banjar-banjar," terangnya.
Dewa Rai menambahkan, pelaksanaan vaksinasi yang terus digencarkan ini merupakan upaya menjaga stabilitss kesehatan masyarakat di massa pandemi. Dimana, dengan terbentuknya herd imunity masyarakat maka diharapkan dapat mendukung dibukanya sektor perekonomian dan pariwisata.
"Mari kita sukseskan vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar menuju masyarakat sehat dan pemulihan ekonomi," pungkasnya.
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3050 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2085 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2050 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1826 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun