Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Salah Kostum, 2 Pendaki Pegunungan Alpen Tewas Membeku
BERITABALI.COM, DUNIA.
Dua wanita ditemukan tewas membeku di Pegunungan Alpen, petugas menganggap keduanya meninggal akibat salah kostum.
Menyadur The Sun Selasa (6/7/2021) Martina Sviluppo (29) dan Paola Viscardi (28) ditemukan tak bernyawa di Gunung Vincent Pyramid.
Gunung tersebut merupakan bagian dari Monte Rosa Massif, sederet pegunungan di bagian timur Pennine Alps, terletak di perbatasan Italia dan Lembah Aosta di Swiss.
Sahabat terbaik dari Piedmont, Italia, bersama dengan seorang teman laki-laki.
Dua wanita tersebut memutuskan mendaki gunung bersama seorang pria bernama Valerio Zolla (27) pada Sabtu (4/7), meskipun ada peringatan prakiraan cuaca.
Menurut laporan, para pendaki berhasil mencapai puncak dengan selamat. Saat turun, mereka tersesat dan mulai mencari jalan yang benar.
Karena mereka masih berada di ketinggian dan ada kabut dari awan, visibilitas mereka sangat buruk dan akhirnya tersesat. Terlebih lagi mereka diterjang badai dan angin kencang.
Para pendaki kemudian memanggil bantuan ke pusat penyelamatan di Aosta, tetapi mereka tidak dapat menunjukkan posisi pasti.
Setelah beberapa kali mencoba menghubungi pusat bantuan, sambungan telepon akhirnya terputus karena badai dan petugas belum mendapatkan lokasi pasti.
Helikopter penyelamat kemudian meluncur ke lokasi setelah dilakukan pencarian, namun tidak dapat mendarat karena cuaca buruk.
Tiga sekawan itu kemudian dilaporkan berusaha mencari tempat agar helikopter dapat mendarat, tetapi mereka tidak dapat mencapai tepat pada waktunya.
Salah satu wanita dilaporkan meninggal tak lama setelah bantuan tiba, sedangkan satu wanita lain tidak dapat diselamatkan setelah sempat dibawa ke pusat perawatan, surat kabar Italia La Repubblica.
Zolla selamat dari insiden itu tetapi menderita hipotermia dan radang dingin, ia kini sedang dirawat ke rumah sakit Swiss untuk perawatan.
Menurut tim penyelamat, tiga pendaki itu memiliki perlengkapan yang memadai untuk mendaki gunung dalam kondisi cuaca normal. Tetapi pakaian mereka tidak dirancang untuk waktu yang lama di luar ruangan.
Ahli meteorologi Valentina Acordon mengatakan bahwa meskipun suhu di gunung itu mencapai -4 derajat Celcius, akan terasa seperti -15 derajat Celcius karena angin kencang.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan