Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Hasil Penelitian: Antibodi Vaksin Pfizer Lebih Kuat dari Sinovac
BERITABALI.COM, DUNIA.
Vaksin COVID-19 dari Pfizer menghasilkan level antibodi lebih tinggi dari vaksin Sinovac. Selisihnya nyaris 10 kali lebih tinggi.
Demikian diungkap hasil penelitian terbaru di Hong Kong yang kemudian diterbitkan di jurnal The Lancet. Ada 1.442 pekerja tenaga kesehatan yang diperiksa setelah disuntik vaksin COVID-19.
Pada hasil awal ini, ada 93 partisipan yang selesai dianalisis, 63 orang disuntik BNT162b2 (Pfizer/Comirnaty) dan 30 orang menggunakan Sinovac.
Peneliti melakukan tes dengan Enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), surrogate virus neutralisation (sVNT), dan plaque reduction neutralisation test (PRNT).
"Pada pekerja nakes yang mendapatkan vaksin BNT162b2, konsentrasi antibodi yang diukur dengan ELISA dan sVNT naik secara substansial setelah dosis pertama dan naik lagi setelah vaksinasi kedua," tulis hasil penelitian di The Lancet, dikutip Senin (19/7/2021).
Ada 12 partisipan yang telah diuji PRNT yang dipakai untuk mengukur antibodi untuk menetralkan virus. Hasilnya, rata-rata level antibodi dari dua vaksin Pfizer adalah 269, sementara bagi Sinovac adalah 27.
Epidemiolog Ben Cowling dari Universitas Hong Kong yang terlibat dalam penelitian ini menegaskan bahwa lebih baik tetap divaksin walau menggunakan inactivated vaccine seperti Sinovac.
"Jangan membuat kesempurnaan menjadi musuh hal baik," ujarnya kepada AFP. "Jelas lebih baik berangkat dan divaksin dengan inactivated vaccine ketimbang menunggu dan tidak divaksin."
Sumber: Liputan6.com
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 825 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 752 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 623 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 389 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 340 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun