Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hasil Penelitian: Antibodi Vaksin Pfizer Lebih Kuat dari Sinovac

Senin, 19 Juli 2021, 16:05 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Antibodi Vaksin Pfizer dinilai lebih kuat dari Sinovac.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Vaksin COVID-19 dari Pfizer menghasilkan level antibodi lebih tinggi dari vaksin Sinovac. Selisihnya nyaris 10 kali lebih tinggi.

Demikian diungkap hasil penelitian terbaru di Hong Kong yang kemudian diterbitkan di jurnal The Lancet. Ada 1.442 pekerja tenaga kesehatan yang diperiksa setelah disuntik vaksin COVID-19.

Pada hasil awal ini, ada 93 partisipan yang selesai dianalisis, 63 orang disuntik BNT162b2 (Pfizer/Comirnaty) dan 30 orang menggunakan Sinovac.

Peneliti melakukan tes dengan Enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA), surrogate virus neutralisation (sVNT), dan plaque reduction neutralisation test (PRNT).

"Pada pekerja nakes yang mendapatkan vaksin BNT162b2, konsentrasi antibodi yang diukur dengan ELISA dan sVNT naik secara substansial setelah dosis pertama dan naik lagi setelah vaksinasi kedua," tulis hasil penelitian di The Lancet, dikutip Senin (19/7/2021).

Ada 12 partisipan yang telah diuji PRNT yang dipakai untuk mengukur antibodi untuk menetralkan virus. Hasilnya, rata-rata level antibodi dari dua vaksin Pfizer adalah 269, sementara bagi Sinovac adalah 27.

Epidemiolog Ben Cowling dari Universitas Hong Kong yang terlibat dalam penelitian ini menegaskan bahwa lebih baik tetap divaksin walau menggunakan inactivated vaccine seperti Sinovac.

"Jangan membuat kesempurnaan menjadi musuh hal baik," ujarnya kepada AFP. "Jelas lebih baik berangkat dan divaksin dengan inactivated vaccine ketimbang menunggu dan tidak divaksin."

Sumber: Liputan6.com

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami