Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
4.000 Liter Eco Enzyme Disemprotkan di Ubud
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebanyak 4.000 liter eco enzyme disemprotkan di kawasan Pariwisata Ubud, Jumat (23/7) pagi. Penyemprotan cairan organik ini adalah untuk membersihkan udara Ubud dari polusi serta meminimalisir penyebaran Covid-19.
Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia mengatakan kegiatan penyemprotan Eco Enzyme di kawasan Ubud kali ini melibatkan para relawan dari komunitas eco enzyme.
"Kami menyemprotkan ECO enzyme menggunakan armada watercannon dari Yonzipur 18/YKR beserta armada dari komunitas eco enzyme di Gianyar," ujarnya.
Penyemprotan ini dipusatkan di kawasan seputar Puri Saren Ubud, dimulai dari parkiran jaba Pura Dalem Puri Ubud sampai dengan kawasan Campuhan.
"Rutenya dimulai dari kawasan Pura Dalem Puri Ubud sampai dengan kawasan Campuhan dan sekitarnya," katanya.
Untuk armada watercannon Yonzipur 18/YKR menampung kurang lebih 1.000 liter eco enzyme. Ditambah lagi dengan armada lain dan penambahan bisa sekitar 4.000 liter untuk penyemprotan kali ini.
Sementara Ketua Komunitas Eco Enzyme wilayah Gianyar, Klungkung, Bangli, Anak Agung Gede Agung mengatakan bahwa eco enzyme merupakan cairan organik yang terbuat dari unsur buah buahan dan sayur sayuran.
"Eco Enzyme ini sangat jauh berbeda dengan disinfektan, kalau eco enzyme seratus persen terbuat dari bahan alami organik. Seperti buah-buahan, sayuran dan itu difermentasi sekitar 100 hari atau tiga bulan hingga mencadi eco enzyme," ucapnya.
Manfaat dari eco enzyme ini adalah untuk membersihkan serta menetralisirkan polusi udara dan untuk menimalisir penyebaran virus Covid-19.
"Jadi kalau terkena tubuh manusia sangat aman, kami semprotkan untuk menetralisir polusi udara juga," jelasnya.
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3507 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1322 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 923 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 846 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 691 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun