Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 17 Agustus 2026
Ayah Apriyani Terima Banyak Hinaan Saat Antarkan Putrinya
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ganda putri Indonesia Greysia Polii/Apriyani Rahayu sukses meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020. Sang ayah Apriyani, Amiruddin Pora mengaku sudah yakin putrinya bisa menang di final.
Apriyani Rahayu bersama sang parnter, Greysia Polii, sukses merengkuh medali emas Olimpiade Tokyo 2020 setelah mengalahkan wakil China, Cheng Qing Chen/Jia Yi Fan di laga final, Senin (2/8/2021).
Sang ayah Amiruddin Pora yang berada di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, juga menyampaikan syukur atas prestasi putrinya. Namun dia, sudah merasa optimistis bahwa anaknya akan memenangkan pertandingan final melawan pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan.
Amiruddin merasa senang karena Apriyani bisa mencapai cita-citanya meraih emas. Dia juga bersyukur dengan dukungan yang diberikan kepada putrinya selama ini mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga sampai ke tingkat pusat.
Ia juga teringat tidak mudah perjalanannya mengantar Apriyani, terlalu banyak hinaan dan cercaan yang diterima dari orang lain. Hal itu semakin mendorongnya memberikan semangat pada Apriyani agar bisa meraih prestasi.
Sukses Apriyani bersama Greysia merengkuh emas Olimpiade menjadi pencapaian terbaik. Amiruddin merasa senang dengan pencapaian tersebut dan dia sudah yakin Apriyani bisa menang saat menghadapi pasangan China di final.
"Sebelum main, saya yakin pasangan Greysia Polii/Apriyani Rahayu akan menang telak. Saya tidak merasa deg-degan ketika pasangan ini turun ke lapangan," kata Amiruddin Pora ketika dihubungi dari Kendari, Senin (2/8/2021).
"Sekali lagi saya tidak merasa deg-degan atau khawatir ketika mereka turun di lapangan karena sudah terbiasa. jadi tidak ada pengaruhnya tampil di Olimpiade maupun kejuaraan-kejuaraan yang lain," katanya.
Apriyani Rahayu anak keempat pasangan Amiruddin Pora dan Siti Jauhar (almarhum) merupakan warga Kelurahan Lawulo, Kecamatan Anggaberi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Apriyani yang kelahiran 29 April 1998 merupakan anak bungsu dan merupakan satu-satunya anak perempuan pasangan Amiruddin-Siti Jauhar.
Pertama kali Apriyani Rahayu bergabung dengan PB Pelita Bakri pada 3 September 2011 ketika mantan juara dunia bulu tangkis Icuk Sugiarto menjadi ketua PBSI DKI Jakarta kemudian akhirnya hijrah ke PB Jayaraya Jakarta hingga sekarang ini.
Ketika ditanya apakah Apriyani sempat pulang ke rumah sebelum tampil pada Olimpiade Tokyo ini, Amiruddin mengatakan, seminggu sebelum tampil di Olimpiade anaknya sempat pulang untuk ziarah ke makam ibunya.
Ia menceritakan, ketika tampil pada suatu kejuaraan bulu tangkis di Lima, Peru, tanggal 10 November 2015, dan saat masuk ke lapangan untuk bertanding sempat diminta keluar karena ada kabar bahwa ibunya meninggal dunia. Tetapi Apriyani tetap melanjutkan pertandingan dan alhamdulillah juara di Peru.
Menyinggung harapannya setelah meraih medali emas di Olimpiade, dia mengatakan, dirinya anaknya tetap bisa tampil sebagai juara pada event-event internasional.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4561 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2361 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2016 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1624 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun