Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Vaksin Sinopharm Disebut Potensial Lawan Varian Delta

Jumat, 6 Agustus 2021, 12:30 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist/suara.com/Vaksin Sinopharm Disebut Potensial Lawan Varian Delta

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Produsen vaksin Sinopharm mengumumkan baru-baru ini bahwa tim peneliti mereka menemukan antibodi penetral yang kuat terhadap varian Delta. Vaksin Covid-19 Sinopharm juga terbukti efektif dalam pencegahan jangka pendek dan pengobatan dini Covid-19 yang dipicu oleh varian ini.

Tim yang dipimpin oleh Yang Xiaoming, Ketua Sinopharm China National Biotec Group, anak perusahaan Sinopharm, menemukan antibodi monoklonal yang secara efektif dapat memblokir pengikatan virus corona baru ke enzim pengubah Angiotensin 2.

Dilansir dari Global Times, enzim ini melekat pada membran sel yang terletak di usus, ginjal, testis, kantong empedu, dan jantung dan antibodi dapat mencegah virus menginfeksi sel. Kata perusahaan itu dalam pengumuman resminya.

Mereka melanjutkan, antibodi monoklonal, sebagai obat terapi yang ditargetkan, memiliki spesifisitas yang kuat, efikasi yang signifikan dan toksisitas yang rendah. Dikenal sebagai "rudal biologis", ia telah menunjukkan kemanjuran yang sangat baik dan prospek aplikasi yang luas dalam pengobatan berbagai penyakit.

Penerapan antibodi, yang disebut 2B11, juga dapat secara signifikan mengurangi peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi virus.

Varian Delta menjadi varian utama dalam transmisi global Covid-19. Studi terbaru menunjukkan bahwa 2B11 memiliki aktivitas netralisasi yang sangat konsisten terhadap varian Delta, menunjukkan bahwa ia memiliki nilai aplikasi yang besar dalam pencegahan jangka pendek dan pengobatan dini Covid-19 yang disebabkan oleh varian ini.

Perusahaan mengatakan aplikasi klinis antibodi 2B11 berjalan tertib dengan harapan dapat digunakan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di China sesegera mungkin. Penelitian ini diharapkan menjadi senjata yang berguna melawan mutasi virus.(sumber: suara.com)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami