Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Apriyani Sujud Cium Kaki Ayah Usai Menang Olimpiade Tokyo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pebulutangkis Apriyani Rahayu dipertemukan dengan sang ayah untuk pertama kali setelah pulang dari Olimpiade Tokyo. Momen pertemuan ini begitu mengharukan dan penuh tangisan.
Pertemuan ini terjadi di acara ROSI Spesial yang dibagikan akun YouTube KOMPASTV. Apriyani rupanya dikejutkan dengan kedatangan sang ayah tanpa sepengetahuan dirinya.
Dalam acara ini, Apriyani bersama rekannya, Greysia Polli menjadi bintang tamu. Tiba-tiba, ayahnya masuk di pertengahan acara dan membuat Apri terkejut.
Apriyani sendiri memang belum menemui sang ayah sejak menang medali emas di Jepang. Ia mengakui memang berniat untuk pulang, namun harus menjalani karantina terlebih dalu.
Pembawa acara pun menyambungkan telepon agar Apriyani bisa menghubungi ayahnya. Namun, tiba-tiba ayahnya naik ke panggung sambil memegang telepon.
Apriyani pun kaget melihat ayahnya datang jauh-jauh dari kampung halaman di Konawe, Sulawesi Tenggara. Sang ayah tampak masuk ke ruangan dengan membawa sebuah kotak berisi hadiah. Kado diberikan atas kemenangan Apriyani di Olimpiade Tokyo.
Melihat sang ayah, Apriyani menghampiri dan menangis. Ia bersujud dan mencium kaki ayahnya. Suaranya bergetar sampai tersengal-sengal tidak sanggup berkata-kata.
Sementara ayahnya ingin berjongkok dan mencium kelapa putrinya. Ia juga berusaha mengangkat tubuh Apriyani agar bangkit lagi.
Sang ayah juga menangis tersedu-sedu di momen yang disaksikan secara live itu. Ia berusaha menenangkan Apriyani yang begitu terharu bertemu sangayah.
Saat keduanya berpelukan, Greysia juga berusaha menenangkan rekannya. Ia dan pembawa acara hingga penonton hanya bisa membisu menyaksikan momen haru itu.
Perjalanan sang ayah menemui Apriyani ke Jakarta sendiri tidak mudah. Ia harus menjalani vaksinasi Covid-19 terlebih dahulu, yang menjadi syarat perjalanan udara. Akhirnya, Apriyani melepas pelukannya. Sang ayah juga mencium pipi kanan dan kirinya dengan begitu bangga.
Selanjutnya, sang ayah membuka kado untuk Apriyani. Ternyata, kado itu merupakan potongan kayu yang digunakan Apriyani untuk bermain bulu tangkis saat kecil.
Sang ayah menceritakan Apriyani dulu sering bermain bulu tangkis bersama ibunya. Mendengar itu, Apriyani hanya tertawa.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3386 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1731 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan