Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Sulinggih dan Pemangku Agar Sarankan Krama Tunda Upacara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Selain mengatur tentang Protokol Penanganan Jenazah Umat Hindu dalam surat edaran Nomor : 078/PHDI-Bali/VIII/2021, Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali juga meminta kepada Sulinggih atau pemangku agar menyarankan kepada krama untuk menunda pelaksanaan upacara.
Dalam poin di SE tersebut PHDI Bali juga memohon kepada Ida Sulinggih serta Pinandita/Pamangku/Jero Gede atau sebutan lain agar menyarankan kepada Krama Bali umat Hindu untuk mengutamakan menunda pelaksanaan upacara yang memungkinkan/bisa ditunda.
Hal ini dilakukan selama Bali dalam kondisi pandemi COVID-19 sampai pandemi COVID-19 ini dinyatakan melandai secara resmi oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah.
Apabila upacara dimaksud tidak memungkinkan untuk ditunda pelaksanaannya maka Ida Sulinggih serta Pinandita/Pamangku/Jero Gede atau sebutan lain dimohon agar memberi arahan dan pembinaan kepada umat Hindu supaya dalam masa pandemi COVID-19 ini diupayakan pelaksanaan upacara yadnya paling alit (Nistaning Kanista), dengan tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang ketat dan penuh disiplin.
"Semua langkah, arahan, dan imbauan dari yang berwenang seyogyanya dipahami ditujukan untuk mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan umat manusia serta kelestarian alam lingkungan dan Krama, sesuai dengan filsafat Tri Hita Karana," Tutup Ketua PHDI Bali, Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si dalam surat edaran yang tertanda tangan pada 13 Agustus 2021 tersebut.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 394 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 350 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 346 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang