Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Viral Aksi Cowok Lepas Ratusan Ikan Koi ke Parit
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Aksi dua cowok yang melepaskan ratusan ikan koi ke parit menjadi sorotan publik. Mereka menyebut hal itu sebagai bentuk memberi sedekah ke Bumi.
Momen itu dibagikan oleh akun TikTok @endro_koi_blitar. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2,9 juta kali dan mendapatkan 71 ribu tanda suka.
"Rilis ikan koi ke sungai, koi Blitar. Sedekah bumi di Blitar," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok. Dalam video, kedua cowok itu membawa dua bungkus plastik besar berisi ikan koi. Jumlah ikan koi di kedua plastik itu diduga mencapai ratusan ekor.
Mereka berdiri di pinggir parit dan sawah. Salah satu cowok kemudian masuk ke dalam parit dengan membawa satu bungkus plastik ikan koi. Ia membuka bungkus plastik itu, lalu menuang seluruh isinya ke dalam parit. Hal itu membuat ratusan ikan koi langsung berenang bebas ke luar dari plastik.
Terlihat, ratusan ikan koi itu berukuran kecil sampai sedang. Namun, tidak ada yang benar-benar besar. Diduga usia ikan koi memang masih beberapa bulan.
Setelah selesai melepaskan sebungkus ikan koi, cowok itu membuang plastik di tepi parit. Ia kemudian mengambil bungkus plastik terakhir berisi ikan koi.
Aksi kedua cowok yang melepaskan ikan koi ke parit itu menjadi perhatian. Apalagi, mereka mengakui melepaskan ikan koi ke sungai.
Hal itu langsung disanggah seorang warganet yang menyebut aliran air itu bukan sungai, melainkan parit. Sementara warganet lainnya mengkritik pelepasan ikan koi di situ karena berpotensi merusak ekosistem.
"Itu bukan sungai bambang," sahut warganet.
"Secara gak langsung ini merusak harga pasar ikan koi. Kasihan penjual yang lain," protes warganet.
"Ini sih malah merusak alam. Ikan koi bukan ikan asli Indonesia. Ini sama dengan melepasliarkan ikan nila. 2 ikan ini termasuk ikan invansif," kritik warganet.
"Sekedar saran lebih baik dikonsultasikan ke Dinas Perikanan. Takutnya malah jadi invasif ke ikan lokalnya sendiri," saran warganet.
"Gak setuju gua bang. Ikan koi bukan endemik Indonesia. Sama aja lu ngerusak ekosistem dan ikan koinya, bisa jadi invasif biarpun itu bukan sungai," kritik yang lain.
Sementara itu, warganet lainnya memperingatkan kemungkinan ikan koi itu dipancing bocil atau bocah kecil. Mereka juga menuliskan komentar kocak.
"Jangan sampai bocil lihat," pesan warganet.
"Nanti malam pasti habis diserok orang-orang," komen lainnya.
"1 hari kemudian banyak anak kecil yang datang menyeroki," celutuk warganet.
"Andaikan dekat rumahku, panen lah aku," ungkap warganet.
"Pantes kemarin gua lihat parit banyak ikan. Makasih banget ikannya enak," sahut yang lain.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1461 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1104 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 947 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 842 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik